Reporter: Rashif Usman | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dibuka hari ini, Rabu 17 Juni 2026 usai libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Pasar saham Indonesia hari ini diprediksi melanjutkan tren positif. Analis rekomendasi sejumlah saham untuk raih cuan optimal hari ini.
Sebelum libur, pasar saham bergerak positif dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 4,12% atau naik 247 poin ke level 6.254,96 pada penutupan perdagangan Senin (15/6/2026).
Untuk perdagangan selanjutnya pada Rabu (17/6/2026), analis menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah berhasil membentuk pola V-shape recovery. Perbaikan sentimen pasar dan mulai meredanya tekanan jual investor asing menjadi faktor yang menopang optimisme tersebut.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan momentum penguatan IHSG masih cukup terjaga selama indeks mampu bertahan di atas area support penting.
"Kami memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 6.071–5.931 dengan target resistance berada pada kisaran 6.300–6.360," ujar Reza kepada Kontan, Selasa (16/6/2026).
Baca Juga: Inaco (JELI) Bakal IPO Rp 392 Miliar di Awal Juli 2026, Begini Prospek Sahamnya
Dari sisi sentimen, pelaku pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). Pasar memperkirakan BI akan mempertahankan BI Rate di level 5,50%.
Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada pertemuan Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan kembali menahan suku bunga acuannya. Jika ekspektasi tersebut terealisasi, stabilitas nilai tukar rupiah berpotensi terjaga dan dapat meningkatkan minat investor terhadap pasar saham domestik.
Sentimen positif lainnya datang dari optimisme tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong penurunan harga minyak dunia. Kondisi ini berpotensi menekan inflasi, menjaga kesehatan fiskal pemerintah, serta mendukung penguatan rupiah.
Dengan kombinasi sentimen tersebut, IHSG dinilai memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan dalam jangka pendek.
Sementara itu, Praktisi Pasar Modal sekaligus Pendiri WH-Project William Hartanto memprediksi IHSG berpotensi bergerak pada kisaran 6.188 hingga 6.400 pada perdagangan berikutnya.
Menurut William, optimisme pelaku pasar meningkat setelah IHSG berhasil menembus level 6.200 yang dianggap sebagai konfirmasi pembalikan arah atau reversal.
"Proyeksi ini didasari oleh optimisme pelaku pasar yang melihat level IHSG sudah tembus level 6.200 sebagai konfirmasi pembalikan arah," kata William.
Untuk strategi perdagangan, William merekomendasikan saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) dengan target harga Rp 1.900–Rp 2.000 per saham.
Selain itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga direkomendasikan dengan target harga Rp 2.300–Rp 2.400 per saham.
Tonton: CELIOS: Program MBG Perlu Dimoratorium untuk Evaluasi Total
Rekomendasi Saham Pilihan dari BRI Danareksa Sekuritas
1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
Rekomendasi: Buy Rp 4.400–Rp 4.500
Target Price: Rp 4.610–Rp 4.720
Stop Loss: Di bawah Rp 4.300
2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Rekomendasi: Buy Rp 2.650–Rp 2.700
Target Price: Rp 2.850–Rp 2.940
Stop Loss: Di bawah Rp 2.550
3. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)
Rekomendasi: Buy Rp 270–Rp 276
Target Price: Rp 284–Rp 300
Stop Loss: Di bawah Rp 265
Dengan sejumlah sentimen positif yang masih membayangi pasar, investor dapat mencermati pergerakan IHSG serta saham-saham pilihan analis untuk memanfaatkan peluang pada perdagangan selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













