kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

IHSG diprediksi masih berlanjut menguat besok


Kamis, 31 Januari 2019 / 17:45 WIB


Reporter: Aldo Fernando | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 68,78 poin atau 1,06% ke level 6.532,97 pada perdagangan Kamis (31/1). Besok, IHSG masih berpeluang menguat lagi.

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan berpendapat, IHSG sedang mendapatkan momentum positif. Valdy bilang, sentimen eksternal cukup dominan memengaruhi kinerja IHSG. Terutama pernyataan dovish dari Ketua The Fed Jerome Powell. Hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan tidak menaikkan suku bunga di bulan ini.

“Sempat ada kekhawatiran percepatan kenaikan bunga The Fed ke Mei 2019 dari ekspektasi di bulan Juni 2019. Namun hal ini tidak terbukti. The Fed justru diperkirakan lebih sabar tahun ini,” kata Valdy kepada Kontan.co.id, Kamis (31/1).

Senada, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebutkan, penguatan IHSG hari ini didorong optimisme investor setelah The Fed mengumumkan tidak menaikkan suku bunga.

Valdy memperkirakan, IHSG akan melanjutkan penguatannya pada akhir pekan ini, dengan support-resistance di level 6.440 – 6.600.

Besok (1/2), kata Valdy , sentimen hasil rapat FOMC masih akan mempengaruhi kinerja IHSG. Tapi ada antisipasi inflasi juga. "Diperkirakan inflasi tidak jauh berbeda dengan proyeksi. Jadi, tidak terlalu berpengaruh ke IHSG,”jelasnya.

Dennies juga memprediksi, IHSG akan menguat di level support 1 di 6.500 dan support 2 di 6.469, serta resistance 1 di posisi 6.553 dan resistance 2 di level 6.575. “Suku bunga The Fed yang tetap di level 2.50% mendorong optimisme investor. Investor akan menantikan rilis data inflasi bulan Januari,” kata Dennies dalam laporan teknikalnya, Kamis (31/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×