kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

IHSG Cetak Rekor All Time High 8.944, Begini Proyeksi Pergerakan Besok (8/1)


Rabu, 07 Januari 2026 / 18:01 WIB
IHSG Cetak Rekor All Time High 8.944, Begini Proyeksi Pergerakan Besok (8/1)
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kembali memecahkan rekor baru all time high (ATH) pada perdagangan Rabu (7/1/2026).

Hari ini, IHSG menguat 11,20 poin atau 0,13% ke level 8.944,81 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Total volume perdagangan saham di BEI pada Rabu mencapai 70,23 miliar dengan nilai transaksi Rp 36,67 triliun. Ada 344 saham yang menguat, 362 saham yang melemah dan 104 saham yang stagnan.

Baca Juga: Ada Rencana Pengurangan Produksi, Harga Nikel Diproyeksi Terus Meningkat

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat, IHSG hari ini masih ditutup menguat meskipun cenderung volatile.

“Pergerakan IHSG hari ini didukung oleh sektor Basic Material, yang mana didukung oleh adanya penguatan dari beberapa harga komoditas dunia seperti timah dan nikel,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (7/1/2026).

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang melihat, saham sektor industri hari ini membukukan penguatan terbesar, sedangkan saham sektor transportasi mencatatkan koreksi terbesar. 

Rupiah berlanjut terdepresiasi pada level Rp16,780 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot hari ini, seiring dengan melemahnya mayoritas mata uang Asia. 

“Risiko ketidakpastian geopolitik kembali meningkat akibat ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland,” tuturnya kepada Kontan, Rabu (7/1/2026).

Herditya memproyeksikan, IHSG pada perdagangan besok, Kamis (8/1/2026) rawan terkoreksi dengan level support 8.905 dan resistance 8.963. “Pergerakan harga komoditas dan data pekerjaan AS masih menjadi sentimen,” tuturnya.

Alrich melihat, secara teknikal, histogram positif MACD berlanjut menguat. Namun, momentum beli mulai melemah dan Stochastic RSI berada di area overbought. 

Baca Juga: Obligasi Korporasi Masih Prospektif di 2026, Ditopang Refinancing dan Bunga Rendah

“Sehingga perlu diwaspadai potensi terjadinya aksi profit taking, terutama jika ketegangan geopolitik global berbalik memanas,” tuturnya.

Dari dalam negeri, sentimennya berasal dari pemerintah yang akan memangkas target produksi mineral dan batu bara yang tercantum dalam RKAB tahun 2026.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengendalikan keseimbangan permintaan dan penawaran, sehingga diharapkan dapat memulihkan harga mineral dan batu bara yang mengalami penurunan pada tahun lalu akibat kelebihan pasokan. 

“Kebijakan ini diharapkan akan berdampak positif terhadap saham terkait,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras dalam waktu satu tahun, serta berencana merealisasikan swasembada untuk komoditas pangan lainnya secara berturut-turut setiap tahun. 

Hal tersebut sejalan dengan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. “Investor juga akan menantikan data cadangan devisa Indonesia bulan Desember 2025 pada esok hari,” tuturnya.

Sedangkan dari Jepang, besok akan dirilis data consumer confidence bulan Desember yang diperkirakan membaik di level 38.1 dari 37.5 di November 2025. 

Baca Juga: Rupiah Masih Sulit Menguat, Cek Proyeksinya untuk Kamis (7/1/2026)

“Dari Euro Area, besok dijadwalkan akan dirilis sejumlah data ekonomi, seperti economic sentiment, tingkat pengangguran, dan consumer confidence,” paparnya.

Alrich memproyeksikan, IHSG akan bergerak di area support 8.850-8.900 dan resistance di 8.970-9.000 pada perdagangan esok.

Herditya pun menyarankan investor pada perdagangan esok hari untuk mencermati saham AUTO dengan target harga Rp 2.800 - Rp 2.860 per saham, JSMR Rp 3.590 - Rp 3.640 per saham, dan WIIM Rp 1.815 - Rp 1.890 per saham.

Sementara, Alrich menyarankan investor untuk mencermati saham AADI, ADRO, JSMR, BUKA, dan PGEO untuk perdagangan besok.

Selanjutnya: Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/1)

Menarik Dibaca: Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×