kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

IHSG berpotensi turun, simak enam saham pilihan


Rabu, 04 April 2018 / 06:00 WIB
IHSG berpotensi turun, simak enam saham pilihan


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IHSG ditutup melemah 0,19% di level 6.229,01 pada Selasa (3/4). Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6.209,24 dan 6.189,46. Sementara, resistance pertama dan kedua berada pada 6.241,68 dan 6.254,34.

Berdasarkan indikator daily, MACD masih berada di area negatif. Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. Terlihat pola bearish homing pigeon candlestick pattern, yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan indeks saham.

“Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area support pada level 6.209 hingga 6.189,” prediksi Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Parama Sekuritas dalam riset, Selasa (3/4).

Sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

1. PT Benakat Integra Tbk (BIPI), daily (85) (RoE: 13.60%; PER: 4.88x; PBV: 0.66x; Beta: -0.14). Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white opening marubozu candle, yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada area level level 83 - 86, dengan target harga secara bertahap di level 89, 91, 103, 114 dan 126. Support: 80.

2. PT Bank Mayapada Indonesia Tbk (BNII), daily (272) (RoE: 8.68%; PER: 10.12x; PBV: 0.88x; Beta: 0.88). Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern, yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Beli pada area level 266 – 274, dengan target harga di area level 278 hingga 286. Support: 262.

3. PT Harum Energy Tbk (HRUM), daily (2.680) (RoE: 11.10%; PER: 12.55x; PBV: 1.40x; Beta: 1.21). Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. Akumulasi beli pada level 2.660 – 2.700, dengan target harga secara bertahap di level 2.880, 3.100, 3.230 dan 3.340. Support: 2.530.

4. PT Link Net Tbk (LINK), daily (5.250) (RoE: 22.26%; PER: 15.56x; PBV: 3.51x; Beta: 1.13) Fase akumulasi mulai terlihat dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. Akumulasi beli pada area level 5.150 – 5.250, dengan target harga secara bertahap di level 5.350, 5.600, 6.175 dan 6.750. Support: 5.025.

5. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), daily (900) (RoE: 4.33%; PER: 35.80x; PBV: 1.55 x; Beta: 2.36). Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white opening bozu candle, yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada area level 890 - 905 dengan target harga di level 925. Support: 880.

6. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), daily (510) (RoE: 12.27%; PER: 13.29x; PBV: 1.63x; Beta: 1.75). Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle, yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada area level 500 - 515, dengan target harga secara bertahap di level 530, 545, 565, 630, 700 dan 765. Support: 496.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×