kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Selasa (11/1) Besok


Senin, 10 Januari 2022 / 23:29 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI),


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan Senin (10/1). IHSG tercatat melemah 10,192 poin atau 0,15% ke 6.691,124.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mencermati, IHSG ditutup melemah meskipun sempat menguat sepanjang hari perdagangan.

Pergerakan tersebut dipengaruhi beberapa data dari Amerika Serikat (AS) di akhir pekan lalu. Di sisi lain, pergerakan tidak menurun semakin dalam tertopang harga komoditas yang cukup kuat.

Untuk perdagangan besok Selasa (11/1), IHSG diprediksi berbalik menguat dengan level support di 6.678 hingga 6.665. Sementara itu, level resistance-nya berada di 6.714 hingga 6.737.

Baca Juga: Wall Street: Nasdaq Jatuh 2% Terseret Saham Teknologi di Tengah Ekspektasi Suku Bunga

"Secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low mengindikasikan masih ada potensi penguatan dalam jangka pendek," jelas Dennies dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Senin (10/1). 

Di sisi lain, pergerakan akan minim sentimen dari data ekonomi dalam negeri. Investor juga akan mencermati pernyataan dari The Fed terkait kebijakan ekonomi ke depan.

Senada, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan, kondisi pergerakan IHSG saat ini lebih bersifat konsolidatif dengan potensi kenaikan jangka pendek yang masih terbuka.

"Jika resistance level terdekat dapat ditembus maka IHSG berpeluang untuk meraih level tertinggi sepanjang masanya kembali," ujar William dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Senin (10/1).

Hal tersebut tentunya ditunjang oleh beberapa faktor seperti arus capital inflow yang terlihat mulai kembali ke dalam pasar modal Indonesia. Di sisi lain, masih kuat dan stabilnya fundamental perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Masih Rawan Koreksi, Begini Proyeksi IHSG Untuk Perdagangan Selasa (11/1)

Untuk perdagangan Selasa (11/1), IHSG berpotensi naik di kisaran 6.518  hingga 6.725. Adapun beberapa saham yang dicermati William ada UNVR, BBNI, ITMG, LSIP, SMRA, ITMG, AKRA, dan JSMR.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×