kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

IHSG Berpeluang Rebound Terbatas di Awal Desember, Cermati Proyeksi Analis


Senin, 01 Desember 2025 / 05:23 WIB
IHSG Berpeluang Rebound Terbatas di Awal Desember, Cermati Proyeksi Analis
ILUSTRASI. IHSG Melemah Tipis-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/11/2025). IHSG diproyeksikan menguat tipis pada awal pekan setelah melemah di penutupan perdagangan sebelumnya.


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi membuka awal pekan dengan peluang penguatan tipis pada Senin (1/12/2025), setelah pada penutupan perdagangan Jumat (28/11) melemah 0,43% ke level 8.508,71.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menilai pola pergerakan IHSG masih memberi ruang rebound, meski terbatas. 

“Selama IHSG bertahan di kisaran pivot 8.500, peluang technical rebound pada Senin tetap ada,” ujarnya.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Rebound pada Rabu (26/11/2025), Cermati Sentimennya

Sejumlah rilis data ekonomi akan menjadi penggerak utama pasar pada awal Desember. Pasar menanti data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur, inflasi November, dan neraca perdagangan Oktober. 

Inflasi diproyeksikan berada di 0,3% secara bulanan dan 2,8% secara tahunan, sementara surplus neraca perdagangan Oktober diperkirakan mencapai US$ 3,8 miliar. 

Bila data-data tersebut sesuai ekspektasi, IHSG berpeluang memulai perdagangan dengan sentimen positif.

Sektor energi dan emiten berfundamental kuat menjadi kandidat penggerak indeks, sementara saham teknologi yang sempat tertekan diperkirakan bergerak variatif. Alrich memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 8.470–8.600.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Rebound, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (24/11)

Praktisi pasar modal dan Founder WH-Project, William Hartanto, juga melihat peluang penguatan. Ia menilai IHSG telah membentuk support baru di level 8.500. 

“Selama di atas 8.500, peluang rebound cukup kuat,” tegasnya.

William mencermati rotasi sektor mulai kembali mengarah ke saham-saham new blue chips milik grup konglomerasi. Namun, tekanan dari sektor perbankan masih terasa seiring arus keluar dana asing. 

Baca Juga: IHSG Bergerak Liar di Awal Perdagangan Rabu (26/11), Bursa Asia Kompak Menghijau

Pada Jumat lalu, investor asing mencatat net sell Rp 912,51 miliar, terutama pada saham BBRI, BBCA, dan ANTM. Ia memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 8.500–8.600.

Selanjutnya: BPH Migas Kawal Distribusi BBM Aceh Pasca Bencana di Aceh dan Sumut

Menarik Dibaca: 6 Daftar Tablet Murah dengan RAM besar dan Performa Terbaik, Cek Detailnya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×