kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.905   13,00   0,07%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

IHSG Berpeluang Melemah Terbatas pada Rabu (24/6), Cek Rekomendasi Saham Berikut


Rabu, 24 Juni 2026 / 07:00 WIB
IHSG Berpeluang Melemah Terbatas pada Rabu (24/6), Cek Rekomendasi Saham Berikut
ILUSTRASI. IHSG diperkirakan akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Rabu (24/6/2026). (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,25% ke level 6.101,33 pada perdagangan Selasa (23/6/2026). IHSG diperkirakan akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Rabu (24/6/2026).

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai pelemahan IHSG terjadi di tengah kehati-hatian investor yang menanti kepastian status pasar Indonesia dalam tinjauan MSCI dalam MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026.

“Pergerakan IHSG masih mencerminkan sikap wait and see investor menjelang pengumuman MSCI,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Simak Rekomendasi Teknikal Saham AADI, INKP, ARCI untuk Rabu (24/6)

Menurut Reza, secara teknikal IHSG masih berada dalam fase konsolidasi setelah rebound dari area low 5.340. Pergerakan indeks masih tertahan di area resistance psikologis 6.300 sehingga belum mengonfirmasi breakout.

Reza memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang 6.070 hingga 5.930 untuk support dan 6.300 hingga 6.350 untuk resistance.

Reza menambahkan, hasil MSCI akan menjadi katalis utama. Jika Indonesia mampu mempertahankan status Emerging Market disertai perbaikan market accessibility atau pencabutan status freezing, maka berpotensi mendorong arus masuk dana asing.

Sebaliknya, hasil yang berada di bawah ekspektasi pasar berpotensi meningkatkan volatilitas IHSG dalam jangka pendek.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menambahkan pelemahan IHSG juga dipengaruhi oleh tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Selain itu, investor masih mencermati pengumuman MSCI serta perkembangan konflik di Timur Tengah.

Untuk perdagangan Rabu (24/6/2026), Herditya memperkirakan IHSG akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah, dengan support di 6.035 dan resistance di 6.159.

Baca Juga: Hasil Review MSCI: RI Tetap Emerging Market, Tapi Masih Ada Ancaman Turun Kelas

Untuk saham, Herditya merekomendasikan saham ADMR pada kisaran Rp 1.670–Rp 1.795, ARCI pada level Rp 1.195–Rp 1.265, serta PTBA pada rentang Rp 2.590–Rp 2.710.

Sedangkan Reza merekomendasikan OASA pada kisaran Rp 268–Rp 278 dengan target Rp 292–Rp 308 dan stop loss di bawah Rp 260.

Selain itu, RAJA direkomendasikan pada kisaran Rp 3.950–Rp 4.150 dengan target Rp 4.260–Rp 4.570 dan stop loss di bawah Rp 3.900.

Sementara itu, MBMA dapat dicermati pada kisaran Rp 500–Rp 530 dengan target Rp 545–Rp 585 dan stop loss di bawah Rp 480.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×