kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

HERO ogah meniru Starmart seperti 7 Eleven


Selasa, 12 November 2013 / 18:05 WIB
ILUSTRASI. Cek Rekening, Hari Ini Gaji Ke-13 2022 Ditransfer Ke PNS, Pensiunan Dll


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengaku menyiapkan Starmart sebagai convenience store di masa mendatang. Perseroan ingin memperbanyak jumlah gerai Starmart tanpa mau meniru konsep gerai sejenis seperti 7-Eleven.

Philippe Broiniago, Presiden Direktur HERO mengatakan, paling tidak pihaknya membuka 20 gerai Starmart tahun depan. Saat ini jumlah gerai Starmart sebanyak 151 gerai.

"Investasi untuk satu gerai Starmart sekitar US$ 50.000," ujarnya saat Public Expose di Bursa Efek Indonesia, Selasa (12/11).  Itu artinya paling tidak HERO butuh investasi US$ 100.000 atau sekitar Rp 11 miliar untuk pengembangan Starmart di tahun depan.

Edison Manalu, Direktur Operasional HERO menambahkan, konsep convenience store Starmart berbeda dengan 7-Eleven. "Kalau 7 Eleven segmennya remaja, untuk ibu-ibu rada segan belanja di sana. Sedangkan Starmart kami kembangkan lagi, produk yang dijual bahan makanan yang lain pelengkap. Tidak meniru persis 7 Eleven," ujarnya.

Starmart sendiri dikembangkan HERO di lokasi yang berdekatan simpul trafik, apartemen, perkantoran, dan rumah sakit. Adapun luas lahan yang dibutuhkan untuk pembukaan gerai Starmart berkisar 30 - 200 meter persegi (m2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×