kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.892   10,00   0,06%
  • IDX 6.308   -66,09   -1,04%
  • KOMPAS100 824   -11,57   -1,38%
  • LQ45 626   -7,81   -1,23%
  • ISSI 218   -1,95   -0,89%
  • IDX30 350   -4,33   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,69   -0,86%
  • IDX80 94   -1,29   -1,35%
  • IDXV30 118   -0,77   -0,65%
  • IDXQ30 111   -1,11   -0,99%

Hasil lelang SUN jadi obat kuat rupiah


Selasa, 19 Juni 2012 / 21:29 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi transaksi digital di Indonesia yang terus meningkat. Pemerintah memungut pajak digital PMSE dengan penerimaan hingga Rp 2 triliun. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.


Reporter: Marantina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah masih cenderung flat. Di pasar spot, pasangan USD/IDR Selasa (19/6) menguat 0,4% ke Rp 9.408. Namun, kurs tengah Bank Indonesia, rupiah tetap di Rp 9.438.

Apressyanti Senthary, Analis BNI, mengatakan penguatan rupiah didominasi hasil lelang SUN yang kelebihan permintaan (oversubscribed) mencapai Rp 13 triliun. Sedangkan faktor eksternal masih membebani rupiah. Kondisi global yang masih belum menentu.

Taufan Tito, analis BRI, menyatakan penguatan rupiah imbas dari hasil pemilu Yunani. Dia berharap kondisi pasar dalam negeri yang saat ini positif bisa menarik investor asing kembali masuk ke Indonesia.

Para analis memperkirakan hari ini penguatan rupiah berlanjut. Hasil pertemuan The Fed menjadi sentimen positif bagi rupiah. Sedangkan dari dalam negeri, BI masih mengawal rupiah. “Term deposit valas diharapkan bisa memberi tambahan tenaga untuk rupiah," ujar Apressyanti.

Prediksi Apressyanti, kurs dollar AS akan bergerak di kisaran Rp 9.380 – Rp. 9.470. Sementara, Taufan memperkirakan nilai tukar dollar AS akan bergerak stabil di kisaran Rp 9.400 – Rp 9.480.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×