kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Hasil lelang SUN jadi obat kuat rupiah


Selasa, 19 Juni 2012 / 21:29 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi transaksi digital di Indonesia yang terus meningkat. Pemerintah memungut pajak digital PMSE dengan penerimaan hingga Rp 2 triliun. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.


Reporter: Marantina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah masih cenderung flat. Di pasar spot, pasangan USD/IDR Selasa (19/6) menguat 0,4% ke Rp 9.408. Namun, kurs tengah Bank Indonesia, rupiah tetap di Rp 9.438.

Apressyanti Senthary, Analis BNI, mengatakan penguatan rupiah didominasi hasil lelang SUN yang kelebihan permintaan (oversubscribed) mencapai Rp 13 triliun. Sedangkan faktor eksternal masih membebani rupiah. Kondisi global yang masih belum menentu.

Taufan Tito, analis BRI, menyatakan penguatan rupiah imbas dari hasil pemilu Yunani. Dia berharap kondisi pasar dalam negeri yang saat ini positif bisa menarik investor asing kembali masuk ke Indonesia.

Para analis memperkirakan hari ini penguatan rupiah berlanjut. Hasil pertemuan The Fed menjadi sentimen positif bagi rupiah. Sedangkan dari dalam negeri, BI masih mengawal rupiah. “Term deposit valas diharapkan bisa memberi tambahan tenaga untuk rupiah," ujar Apressyanti.

Prediksi Apressyanti, kurs dollar AS akan bergerak di kisaran Rp 9.380 – Rp. 9.470. Sementara, Taufan memperkirakan nilai tukar dollar AS akan bergerak stabil di kisaran Rp 9.400 – Rp 9.480.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×