kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.909   27,00   0,15%
  • IDX 6.302   -71,95   -1,13%
  • KOMPAS100 824   -12,16   -1,45%
  • LQ45 625   -8,43   -1,33%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,61   -1,30%
  • IDXHIDIV20 425   -4,18   -0,97%
  • IDX80 94   -1,36   -1,42%
  • IDXV30 117   -1,00   -0,85%
  • IDXQ30 111   -1,28   -1,14%

Harga Pertamax naik, ini dampaknya bagi Adi Sarana dan Taksi Blue Bird


Rabu, 04 Juli 2018 / 22:57 WIB
ILUSTRASI. Prodjo Sunarjanto


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seperti diketahui, terhitung sejak hari Minggu 1 Juli 2018. PT Pertamina (Persero) langsung menaikkan harga harga bahan bakar minyak non-subsidi.

Revisi harga BBM non-subsidi mengalami kenaikan per liternya, BBM non-subsidi yang dimaksud adalah Pertamax naik Rp 800, dan Dexlite naik Rp 1.000 perliternya.

Sedangkan untuk jenis BBM Pertalite, Premium, dan Solar tidak mengalami perubahan, tetap dengan harga yang sama.

Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada pertengahan tahun ini diperkirakan akan berimbas terhadap kinerja emiten sektor transportasi.

Akan tetapi, CEO PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) Prodjo Sunarjanto mengatakan, kenaikan harga BBM tidak terlalu berdampak bagi kinerja perusahaannya, yang fokus pada rental kendaraan.

"Jika yang naik adalah Pertamax dan bahan bakar lainnya, kita tidak kena dampaknya karena pelanggan kita yang membayar pemakaian BBM. Jadi tidak terlalu berpengaruh untuk ASSA," jelasnya.

Prodjo juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kinerja. Sedangkan kebutuhan untuk menaikkan tarif atau harga, akan melihat perkembangan pasar.

Head of Investor Relations PT Blue Bird Tbk (BIRD) Michael Tene juga mengungkapkan pendapat yang mirip.

Mayoritas armada Blue Bird adalah taksi reguler dengan bahan bakar premium dan bahan bakar gas atau sienji (CNG).

Armadanya yang terdampak adalah executive taxi, Silver Bird yang menggunakan menggunakan BBM non-subsidi.

Michael bilang, ada kemungkinan perusahaan akan menyesuaikan tarif taksi premiumnya itu.

"Apakah kenaikan akan terjadi dalam waktu dekat atau waktu panjang kami tidak bisa memastikan. Kita lihat dulu perkembangannya," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×