kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

Harga Perak Kembali Bullish, Ada Potensi Menguat hingga Semester I 2026


Minggu, 22 Februari 2026 / 10:49 WIB
Harga Perak Kembali Bullish, Ada Potensi Menguat hingga Semester I 2026
ILUSTRASI. Harga perak kembali memasuki fase bullish setelah sempat tertekan di awal Februari 2026 dan berpotensi terus menguat. ? (Sven Hoppe/DPA via REUTERS)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga perak kembali memasuki fase bullish setelah sempat tertekan di awal Februari 2026. 

Melansir Trading Economics pada hari Minggu pukul 10.20 WIB, harga logam mulia ini tercatat menyentuh level US$ 82,3 per ons troi, bangkit setelah anjlok ke posisi US$ 67,2 per ons troi pada 6 Februari 2026. 

Padahal di akhir bulan Januari 2026 lalu, perak sempat menyentuh all time high di level US$ 116,6 per ons troi.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong menilai pergerakan harga perak saat ini masih sangat dipengaruhi oleh tren emas. 

Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) Resmi Berstatus Sebagai Perusahaan Perseroan

“Pergerakan perak boleh dibilang lebih mengekor harga emas yang naik didukung oleh tensi geopolitik di Timur Tengah,” ujar Lukman kepada Kontan, Jumat (20/2/2026).

Meski demikian, Lukman mengingatkan bahwa perak dalam jangka pendek masih akan bergerak volatil. 

Hal ini karena karakter perak yang juga merupakan logam industri, sehingga sensitif terhadap ketidakpastian ekonomi global.

Menurut dia, ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik justru kerap menekan permintaan industri, sehingga membuat pergerakan perak lebih fluktuatif dibanding emas.

Dalam jangka menengah, Lukman memperkirakan tren kenaikan perak masih berlanjut. 

Baca Juga: Triputra Investindo Arya Divestasi 3,84 Juta Saham Adaro Andalan Indonesia (AADI)

Lonjakan harga perak yang signifikan sepanjang setahun terakhir terutama ditopang oleh kuatnya permintaan dari industri panel surya, di samping faktor mengejar ketertinggalan terhadap reli emas.

Ia menilai perak masih memiliki potensi kenaikan, meski waktu pastinya sulit diprediksi.

Timing adalah sesuatu yang susah diprediksi, namun perak berpotensi paling tidak kembali di atas US$ 100,” jelasnya.

Menurut perhitungannya, apabila harga emas mampu mencapai US$ 6.000 per ons troi dengan rasio emas-perak ideal di kisaran 1:50, maka harga perak berpotensi menyentuh US$ 120.

Untuk proyeksi hingga semester I 2026, Lukman memperkirakan harga perak akan bergerak dalam kisaran US$ 100–US$ 120 per ons troi.

Selanjutnya: IHSG Pekan Pendek Naik, Net Buy Asing Tembus Rp 2 Triliun

Menarik Dibaca: Promo Paket Bukber Burger King Hematnya Bikin Puasa Tenang, Mulai Rp 32 Ribuan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×