kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Harga Minyak WTI Terkoreksi Akibat Kekhawatiran Pasokan Berlebih dari Irak


Selasa, 23 September 2025 / 09:50 WIB
Harga Minyak WTI Terkoreksi Akibat Kekhawatiran Pasokan Berlebih dari Irak
ILUSTRASI. A flare burns excess natural gas in the Permian Basin in Loving County, Texas, U.S. November 23, 2019. REUTERS/Angus Mordant//File Photo


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah berjangka WTI diperdagangkan sekitar US$ 61,9 per barel pada hari Selasa (23/9), turun 0,50% dibanding sehari sebelumnya. 

Koreksi terjadi karena para pedagang menyeimbangkan kekhawatiran atas kelebihan pasokan dengan risiko yang berkelanjutan terkait dengan minyak Rusia. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Selasa (23/9), laporan mengindikasikan bahwa Irak mungkin akan segera melanjutkan ekspor melalui Kurdistan, yang telah dihentikan selama lebih dari dua tahun karena sengketa pembayaran, berpotensi membawa sekitar 230.000 barel minyak mentah per hari kembali ke pasar internasional. 

Baca Juga: Update Harga Minyak Turun Kamis (18/9) Sore: Brent ke US$ 67,65 & WTI ke US$ 63,75

Irak juga telah meningkatkan ekspor minyak di bawah perjanjian OPEC+, memproyeksikan pengiriman September di kisaran 3,4 juta hingga 3,45 juta barel per hari. Ini  memperkuat kekhawatiran tentang kelebihan pasokan di tengah melemahnya prospek permintaan. 

Sementara itu, fokus tetap pada langkah-langkah yang bertujuan untuk mengekang ekspor energi Rusia. Uni Eropa mengusulkan paket sanksi ke-19 terhadap Rusia pada hari Jumat, yang mencakup larangan impor LNG Rusia, serta pembatasan pada 118 kapal bayangan lainnya dan pada perusahaan Tiongkok dan asing lainnya yang membeli minyak Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×