kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga minyak WTI melanjutkan pendakian


Senin, 20 November 2017 / 07:37 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak di awal pekan ini melanjutkan penguatan akhir pekan lalu. Senin (20/11) pukul 7.23 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2017 di New York Mercantile Exchange menguat tipis ke US$ 56,60 per barel.

Akhir pekan lalu, harga minyak WTI teangkat 2,56% ke US$ 56,55 per barel. Harga minyak WTI naik dalam dua hari terakhir.

Harga minyak brent justru terkoreksi di awal pekan. Harga minyak brent untuk pengiriman Januari 2018 di ICE Futures terkoreksi ke US$ 62,54 per barel. Akhir pekan lalu, harga minyak ini melonjak 2,22% ketimbang hari sebelumnya.

Meski menguat, pekan lalu harga minyak WTI mencatat penurunan mingguan pertama dalam enam pekan. Terus bertambahnya produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) membayangi upaya pemangkasan produksi negara-negara OPEC dan Rusia. "Potensi kenaikan harga dibatasi oleh kekhawatiran ovresupply dari lonjakan produksi AS," kataTAmas Varga, analis PVM Oil Associates seperti dikutip CNBC.

International Energy Agency pekan lalu mengatakan bahwa AS akan mengontribusi 80% kenaikan produksi minyak global dalam 10 tahun mendatang. "Dengan asumsi produksi minyak AS terus menanjak, produksi AS bisa mencapai 10 juta barel per hari pada akhir 2017," kata Matt Stanley, broker minyak Freight Investor Services di Dubai.

Sementara itu, nasib pemangkasan produksi OPEC akan ditentukan akhir bulan ini. OPEC dan Rusia akan bertemu pada 30 November. Kesepakatan pemangkasan produksi yang ada saat ini akan berlaku hingga Maret 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×