kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Harga Minyak Turun Tipis, Investor Menanti Laporan Pasokan Minyak


Selasa, 11 November 2025 / 07:34 WIB
Harga Minyak Turun Tipis, Investor Menanti Laporan Pasokan Minyak
ILUSTRASI. Harga minyak turun tipis dan stabil di level US$ 60 per barel karena pedagang mencermati pelemahan pasar sembari menanti laporan surplus minyak. REUTERS/Alexander Manzyuk


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak turun tipis pada perdagangan Selasa (11/11/2025) pagi. Pukul 07.25 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2025 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 60 per barel, turun 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 60,13 per barel.

Harga minyak turun tipis namun stabil di level US$ 60 per barel karena para pedagang mencermati pelemahan pasar sembari menanti laporan yang mungkin bisa memberi petunjuk tentang surplus global.

Mengutip Bloomberg, harga minyak mentah WTI ada di kisaran US$ 60 per barel setelah naik 0,6% pada Senin (10/11/2025).

Baca Juga: Harga Minyak Lesu, Ini Rekomendasi dan Prospek Saham Emiten Migas Kuartal IV-2025

OPEC dijadwalkan akan merilis analisis bulanannya pada Rabu pekan ini, sementara badan energi internasional (IEA) juga akan merilis prospek minyak tahunan pada hari yang sama.

IEA telah memperkirakan rekor kelebihan pasokan tahunan untuk tahun 2026.

Di sisi lain, para pedagang juga mencermati impor minyak India. Presiden AS Donald Trump mengatakan AS sudah hampir mencapai kesepakatan dagang dengan India, dan pembelian minyak Rusia oleh India diklaim telah berkurang secara substansial.

Trump mendesak India untuk membatasi pembelian minyak mentah dari Rusia sebagai bagan dari upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×