kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.025   -46,18   -0,76%
  • KOMPAS100 778   -7,04   -0,90%
  • LQ45 596   -5,11   -0,85%
  • ISSI 209   -1,82   -0,86%
  • IDX30 330   -2,77   -0,83%
  • IDXHIDIV20 421   -3,30   -0,78%
  • IDX80 89   -0,79   -0,88%
  • IDXV30 114   -0,80   -0,69%
  • IDXQ30 108   -0,61   -0,56%

Harga minyak ,turun tipis


Selasa, 05 Mei 2015 / 07:43 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah persik.


Sumber: Xinhua | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Harga minyak dunia melayang lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB), karena pasar kekurangan berita-berita besar untuk petunjuk arah sehingga para pedagang terus khawatir tentang pasokan global minyak mentah yang berlimpah.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, turun 22 sen menjadi ditutup pada 58,93 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni, patokan global, menetap hampir tidak berubah pada 66,45 dollar AS per barel, turun satu sen dari tingkat penutupan Jumat lalu. Di Inggris, bank dan bisnis lainnya ditutup pada Senin untuk hari libur umum.

"Tidak terlalu banyak berita. Apa yang terjadi adalah orang terus memiliki kekhawatiran tentang kelebihan pasokan ," ujar Bart Melek dari TD Securities.

"OPEC memproduksi di 31.300.000 barel (per hari), produksi AS tidak turun sangat cepat dan, dengan demikian, persediaan minggu ini sangat jauh bisa membuktikan terjadi penurunan besar yang bisa menjadi penggerak untuk WTI." Ekspektasi penurunan produksi minyak mentah AS yang kuat telah membantu mendorong kenaikan pasar minyak dalam beberapa pekan terakhir.

"Ketika minggu baru perdagangan akan berlangsung, harga minyak diperdagangkan hanya sedikit di bawah tingkat tertinggi multi-bulan yang mereka catat pada akhir pekan lalu," analis Commerzbank mengatakan dalam sebuah catatan penelitian.

"Dalam sebulan terakhir saja, Brent telah meningkat sebesar 21 % dan WTI sebesar 25 %, kenaikan bulanan tertajam sejak Mei 2009. Tidak ada pembenaran yang mendasar untuk lonjakan harga minyak dalam beberapa pekan terakhir, yang disebabkan pertama dan terutama spekulasi tentang pasokan rendah di paruh kedua tahun ini."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×