kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Harga minyak turun gara-gara Obama


Senin, 02 September 2013 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Begini cara mengisi e-HAC untuk seluruh moda transportasi. Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) mencatatkan penurunan untuk hari ketiga pada Selasa (2/9). Data Bloomberg menunjukkan, siang tadi, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Oktober turun sebesar US$ 3,44 menjadi US$ 104,21 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 09.22 waktu London, kontrak yang sama ditransaksikan di level US$ 106,82 sebarel.

Asal tahu saja, pada pekan lalu, harga minyak mendaki sebesar 1,2% dan 2,5% di sepanjang Agustus.

Penurunan harga minyak kali ini terjadi setelah Presiden AS Barack Obama bilang bahwa dirinya akan meminta persetujuan Kongres sebelum mengambil aksi militer di Suriah. Hal ini yang lantas meredakan kecemasan bahwa adanya serangan militer terhadap Suriah akan memangkas ekspor minyak dari Timur Tengah.

"Penundaan atas intervensi militer di Suriah di mana pemerintah meminya pendapat para politisi untuk penyerangan telah menyebabkan harga minyak turun," jelas Christopher Bellew, senior broker Jefferies Bache Ltd di London.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Oktober turun sebesar US$ 1,81 atau 1,6% menjadi US$ 112,20 per barel di ICE Futures Europe Exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×