kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Harga Minyak Terkoreksi Tipis pada Perdagangan Rabu (24/8) Pagi


Rabu, 24 Agustus 2022 / 07:17 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak terkoreksi tipis pada perdagangan Rabu (24/8) pagi, setelah naik tinggi pada perdagangan kemarin. REUTERS/Lucy Nicholson


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak terkoreksi tipis pada perdagangan Rabu (24/8) pagi, setelah naik tinggi pada perdagangan kemarin. Pukul 07.06 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2022 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 93,67 per barel, turun tipis 0,07% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 93,74 per barel.

Kemarin, harga minyak melonjak hampir 4% setelah Arab Saudi meluncurkan gagasan pengurangan produksi OPEC+ untuk mendukung harga dalam kasus pengembalian pasokan minyak mentah Iran, dan prospek penurunan persediaan AS.

Mengutip Reuters, Menteri Energi Arab Saudi mengatakan OPEC+ memiliki sarana untuk menghadapi tantangan termasuk pemangkasan produksi, menurut kantor berita negara SPA.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Naik Hampir 3%, Brent ke US$99 dan WTI ke US$92,70

Bob Yawger, direktur energi berjangka Mizuho mengatakan, prospek berlanjutnya pasokan minyak mentah Iran dan kekhawatiran resesi, bersma dengan kenaikan mingguan berturut-turut pada pusat penyimpanan minyak mentah AS, berkurangnya permintaan bensin dan mendekati musim pemeliharaan kilang mendorong harga turun dalam beberapa pekan terakhir.

"Itulah situasi yang membuat menteri perminyakan Saudi sedikit di samping dirinya sendiri," kata Yawger. 

"Dia menekankan bahwa dinamika sedikit tidak sesuai dengan kenyataan."

Namun, sembilan sumber OPEC mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa bahwa pengurangan produksi OPEC+ mungkin tidak akan segera terjadi dan akan bertepatan dengan kembalinya Iran ke pasar minyak jika Teheran mencapai kesepakatan nuklir dengan Barat.

Seorang pejabat senior AS mengatakan kepada Reuters pada hari Senin bahwa Iran telah membatalkan beberapa tuntutan utamanya untuk menghidupkan kembali kesepakatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×