kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.015   -34,00   -0,20%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Harga Minyak Naik pada Rabu (1/4) Pagi, Pasar Menimbang Prospek Penyelesaian Perang


Rabu, 01 April 2026 / 06:41 WIB
Harga Minyak Naik pada Rabu (1/4) Pagi, Pasar Menimbang Prospek Penyelesaian Perang
ILUSTRASI. Harga minyak stabil, para pedagang mempertimbangkan prospek perang di Timur Tengah. (REUTERS/Christian Hartmann)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak kembali naik pada Rabu (1/4/2026), setelah sempat terkoreksi kemarin. Mengutip Bloomberg, pukul 06.30 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2026 di New York Mercantile Exchange ada di level US$ 101,86 per barel, naik 0,47% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 101,38 per barel.

Harga minyak stabil karena para pedagang mempertimbangkan prospek perang di Timur Tengah. AS dan Iran mengisyaratkan keterbukaan untuk menyelesaikan konflik yang telah menyebabkan kekacauan di seluruh pasar energi global.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS dapat meninggalkan Iran dalam Waktu dekat, sekitar dua hingga tiga minggu ke depan, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar tujuan militernya telah tercapai.

Baca Juga: Susul ASII-ADRO-BBNI, Saham Blue Chip Ini akan Buyback Rp 2 T Mulai 1 April 2026

"Saya kira dalam dua minggu, mungkin dua minggu, mungkin tiga minggu,"  kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Bloomberg.

Ia menambahkan bahwa kesepakatan dengan Teheran masih bisa dicapai.

Meskipun perang bisa berakhir dalam jangka waktu tersebut, tetap akan butuh Waktu agar arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz bisa Kembali normal. Ditambah lagi, sejumlah fasilitas energi telah rusak selama konflik.

Sementara itu, jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz terus meningkat, dengan transit dua arah mingguan naik menjadi rata-rata tujuh kapal hingga Senin, naik dari lima kapal pada minggu sebelumnya, menurut data pelacakan yang dikumpulkan Bloomberg.

"Saya rasa, berlebihan dan kepanikan mulai terlihat dari kurva Harga berjangka minyak mentah,"  kata Dennis Kissler, wakil presiden senior bidang perdagangan di BOK Financial Securities Inc.

Baca Juga: IHSG Dalam Fase Downtrend, Intip Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Rabu (1/4/2026)

"Pasar merasakan setidaknya penurunan ketegangan jangka pendek dan kemungkinan akan ada lebih banyak pembicaraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×