kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.704.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.310   25,00   0,15%
  • IDX 6.803   14,96   0,22%
  • KOMPAS100 1.005   -3,16   -0,31%
  • LQ45 777   -4,08   -0,52%
  • ISSI 212   1,22   0,58%
  • IDX30 402   -2,62   -0,65%
  • IDXHIDIV20 484   -3,58   -0,73%
  • IDX80 114   -0,52   -0,46%
  • IDXV30 119   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 132   -0,40   -0,30%

Harga Minyak Naik, Didorong Penurunan Stok Minyak Mentah AS dan Ketegangan Geopolitik


Jumat, 18 Oktober 2024 / 06:21 WIB
Harga Minyak Naik, Didorong Penurunan Stok Minyak Mentah AS dan Ketegangan Geopolitik
ILUSTRASI. Harga minyak naik tipis dan stabil di level US$ 70 per barel pada perdagangan Jumat (18/10) pagi. REUTERS/Angus Mordant/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak naik tipis dan stabil di level US$ 70 per barel pada perdagangan Jumat (18/10) pagi. 

Mengutip Bloomberg, pukul 06.13 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2024 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 70,82 per barel, naik 0,21% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 70,67 per barel.

Harga minyak naik karena pedagang mempertimbangkan penurunan persediaan minyak mentah AS dan potensi risiko terhadap produksi di Timur Tengah akibat langkah stimulus China yang mengecewakan.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Stabil Kamis (17/10) Siang, Brent ke US$74 & WTI ke US$70,37

Mengutip Bloomberg, data pemerintah AS yang dirilis Kamis (17/10) menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun 2,19 juta barel. Penurunan ini lebih tajam dari perkiraan sebesar 1,3 juta barel.

Laporan tersebut menghentikan penurunan harga minyak yang dipicu oleh kabar bahwa Israel akan menghindari serangan terhadap fasilitas minyak mentah Iran. Namun konflik tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Tonton: Harga Minyak Turun, Investor Menunggu

"Perdagangan minyak mentah masih belum stabil karena pasar mencoba menafsirkan perkembanga di Timur Tengah," kata Rebecca Babin, trader senior di CIBC Private Wealth Group.

Sementara itu, meningkatnya produksi minyak di luar OPEC dan pertumbuhan permintaan yang melambat menyebabkan surplus yang cukup besar pada tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×