kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Harga minyak mentah terus turun terpukul krisis Italia


Selasa, 12 Juli 2011 / 12:04 WIB
ILUSTRASI. Kisah kesuksesan McDonald's, dari restoran kecil ke raksasa franchise fast food.


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Harga minyak mentah merosot terpukul oleh krisis yang menjangkiti sebagian negara di Eropa. Italia menjadi negara terbaru yang membuat minyak mentah turun selama tiga hari terakhir.

Minyak berjangka di New York Mercantile Exchange (NYMEX) terpangkas 0,9% yang berarti memperpanjang penurunan sebelumnya yaitu 1,1%. Harga minyak tersengat oleh katalis yield obligasi Italia yang langsung melonjak hingga 71 poin. Data Bloomberg menyatakan, minyak berpotensi melemah hingga ke arah US$ 94 per barel.

"Risiko krisis ekonomi menjadi pemain utama pada pergerakan harga minyak," kata Serene Lim, analis komoditi Australia & New Zealand Banking Group Ltd di Singapura. Minyak akan bergantung pada rilis bulanan yang akan di keluarkan oleh persatuan negara pengekspor minyak (OPEC).

Minyak mentah pengiriman Agustus turun 82 sen menjadi US$ 94,33 per barel pada perdagangan NYMEX dan berada di US$ 94,44 pada 01:41 am waktu Sydney.

Minyak jenis Brent pengiriman Agustus menurun sebanyak 95 sen, atau 0,8% ke US$ 116,29 per barel di London ICE Europe.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×