kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.865   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.283   -18,35   -0,29%
  • KOMPAS100 820   -3,00   -0,36%
  • LQ45 626   -1,42   -0,23%
  • ISSI 217   -0,13   -0,06%
  • IDX30 350   -0,49   -0,14%
  • IDXHIDIV20 426   -1,16   -0,27%
  • IDX80 94   -0,29   -0,31%
  • IDXV30 117   0,04   0,03%
  • IDXQ30 111   -0,26   -0,23%

Harga minyak mentah tertekan sikap Raja Arab


Senin, 26 Januari 2015 / 15:16 WIB
ILUSTRASI. China telah merilis film dokumenter delapan bagian tentang kesiapan militernya untuk menyerang Taiwan. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

SEOUL. Harga minyak mentah dunia merosot hampir ke level terendah dalam enam tahun. Kondisi berlimpahnya pasokan minyak mentah yang menyenbabkan harga jatuh, diperkirakan tetap berlangsung, sementara raja Arab Saudi yang baru tidak akan mengubah kebijakan perminyakannya.

Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun sekitar 2,7% menjadi US$ 44,76 pada pukul 15:45 waktu Singapura di bursa Nymex.

Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz, yang menggantikan Raja Abdullah pada akhir pekan lalu, menegaskan akan melanjutkan kebijakan pendahulunya. Itu artinya, Arab Saudi masih tidak akan mengerem produksinya di tengah banjirnya minyak produksi Amerika Serikat, meski harga minyak mentah terus melorot.

Sepanjang tahun lalu, harga minyak mentah turun 50%. Organization of Petroleum Exporting Countries menolak untuk memangkas produksi, sementara AS memompa minyak dengan kecepatan tertinggi dalam tiga dekade terakhir.

Harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Maret, kemarin ditutup merosot 94 sen atau 1,9% menjadi US$ 47,85 per barel di bursa ICE Futures Europe, London.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×