kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga minyak mentah kembali stabil di tengah kekhawatiran gelombang kedua Covid-19


Senin, 22 Juni 2020 / 16:06 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak stabil


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Pekan lalu, harga minyak mentah mencetak kenaikan cukup tinggi yang  didukung oleh pemulihan permintaan bahan bakar global setelah jatuhnya April-Mei. Terlebih setelah sejumlah negara melanjutkan kegiatan ekonomi yang sempat terhenti akibat pandemi virus corona.

"Saya merasa lebih sulit bagi minyak untuk bergerak lebih tinggi pada titik ini, terutama dengan meningkatnya kekhawatiran tentang penularan gelombang kedua," kata Howie Lee, Ekonom OCBC Bank Singapura.

Baca Juga: Harga minyak WTI turun di US$ 39,72 per barel di tengah kenaikan kasus virus corona

Tetapi, di Kanada dan Amerika Serikat (AS), jumlah rig minyak dan gas alam yang beroperasi turun ke rekor terendah minggu lalu, bahkan ketika harga minyak yang lebih tinggi mendorong beberapa produsen untuk memulai pengeboran lagi.

Harga berpeluang menguat jika OPEC+ kembali memutuskan untuk memperpanjang rekor pemangkasan pasokan 9,7 juta barel per hari (bph) untuk bulan keempat di bulan Agustus.

Namun, sentimen dari Irak dan Kazakhstan yang berjanji untuk mematuhi pemotongan produksi minyak yang lebih baik selama panel OPEC+ pada hari Kamis sudah cukup banyak menopang harga emas hitam ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×