kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga minyak menguat terdorong ekonomi Jerman


Jumat, 10 April 2015 / 05:47 WIB
ILUSTRASI. Daging Ribeye. Ternyata ini loh yang membedakan daging Ribeye dan Sirloin dari segi harga, rasa, hingga tingkat keempukannya


Sumber: CNBC | Editor: Uji Agung Santosa

NEW YORK. Harga minyak mentah dunia menguat. Penguatan harga terjadi didorong oleh data ekonomi Jerman yang kuat dan belum pastinya kesepakatan program nuklir Iran. 

Minyak mentah Amerika Serikat (AS) menguat 37 sen, atau 0,73% menjadi US$ 50,79 per barel. Sementara harga minyak mentah Brent naik sekitar US$ 1 menjadi US$ 57,8 per barel. Pada hari sebelumnya harga minyak mentah pada dua jenis tersebut turun sekitar US$ 3,5 per barel.

Minyak Brent menguat lebih dari 2% setelah ekonomi Jerman, yang terlihat dari data industrial dan perdagangan menguat. Selain itu pemerintahan Yunani juga telah mengatakan akan membayar utang-utangnya kepada International Monetery Fun (IMF).

Penguatan harga juga terjadi setelah sejumlah pejabat Iran mengatakan hanya akan menandatangani perjanjian penghentian program nuklir jika seluruh sanksi yang diberikan kepada Teheran dicabut.

Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago mengatakan, data ekonomi Jerman menjadi pendorong harga di tengah ekspektasi penghentikan program stimulus quantitive easing dari bank sentral AS (The Fed). "Belum selesainya masalah Iran juga membuat harga minyak menjadi bullish," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×