kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.927   27,00   0,15%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Harga minyak menguat memicu koreksi rupiah


Jumat, 22 Maret 2019 / 19:53 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan harga minyak mentah dunia menjadi sentimen negatif hari ini bagi rupiah. Pada pukul 19.30 WIB, harga minyak west texas intermediate ada di level US$ 59,11 per barel.

Mengutip Bloomberg pada Jumat (22/3) rupiah terkoreksi 0,16% menjadi Rp 14.163 per dollar Amerika Serikat (AS). Sementara, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,39% di level Rp 14.157 per dollar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim menilai penguatan harga minyak mentah dunia adalah petaka, karena Indonesia merupakan negara net importir minyak. 

Ketika harga minyak naik, maka biaya impor komoditas ini akan lebih mahal. Devisa negara untuk keperluan impor menjadi lebih banyak sehingga menambah tekanan di transaksi berjalan atau current account. Rupiah punya kesempatan untuk melemah karena fondasi yang kembali rapuh.

Di sisi lain angin segar masih berhembus bagi rupiah. Bank Indonesia (BI) memperkirakan Maret 2019 terjadi inflasi sebesar 0,10%. Hal ini berdasarkan survei pada pekan ketiga.

Ibrahim memprediksi dalam perdagangan hari Senin depan rupiah kemungkinan masih akan tertekan. Mata uang Garuda akan berada di level Rp.14.117-Rp 14.190 per dollar AS dan selama sepekan ke depan di kisaran harga Rp.14.090-Rp.14.230 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×