kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Wall Street Menguat Didukung Rebound Saham Chip, Investor Menanti Laporan Pendapatan


Rabu, 22 Juli 2026 / 05:00 WIB
Wall Street Menguat Didukung Rebound Saham Chip, Investor Menanti Laporan Pendapatan
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/7/2026). (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (21/7/2026). Reli tajam saham semikonduktor membantu mengalihkan fokus dari perang tarif terbaru di Timur Tengah. Sementara investor menantikan laporan pendapatan teknologi utama untuk mencari petunjuk tentang masa depan perdagangan AI.

Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 385,38 poin, atau 0,74% ke level 52.224,64, S&P 500 naik 65,92 poin, atau 0,89% ke level 7.509,20 dan Nasdaq Composite naik 329,13 poin, atau 1,29% ke level 25.837,21.

Di antara 11 sektor industri utama dalam indeks acuan, sembilan sektor naik, dipimpin kenaikan sektor teknologi informasi sebesar 2,35%. Indeks barang konsumsi pokok mencatat penurunan terdalam yakni 1%, diikuti oleh jasa komunikasi yang turun 0,85%.

Sektor S&P 500 yang paling menonjol adalah saham Sandisk, naik 14,3%, Western Digital, naik 12,5%, dan Micron Technology, dengan kenaikan 12,2%.

Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Rebound Saham Chip, Menantikan Laba Alphabet dan Intel

Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 16,4 miliar saham, dengan rata-rata 19,56 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Rebound saham semikonduktor yang baru-baru ini terpukul memberikan dukungan besar bagi indeks saham utama AS dan Indeks Semikonduktor Philadelphia SE, yang ditutup naik 5,2% dalam kenaikan kedua berturut-turut setelah berakhir Jumat lebih dari 20% di bawah rekor tertinggi akhir Juni.

"Investor benar-benar membeli kembali saham semikonduktor menjelang pengumuman pendapatan karena mereka takut ketinggalan (FOMO), bahwa perusahaan-perusahaan ini dapat melaporkan pendapatan yang jauh melampaui ekspektasi dan meningkatkan prospek mereka, dan mereka tidak memiliki saham sebanyak yang mereka miliki sebelum penurunan terakhir," kata Lindsey Bell, kepala strategi investasi di 248 Ventures di Charlotte, North Carolina.

Namun Bell memperingatkan bahwa ketika saham melonjak tajam menjelang pengumuman pendapatan, "itu membuat lebih sulit bagi mereka untuk naik sebagai respons terhadap pendapatan."

"Angka-angkanya akan sangat bagus, tetapi saham-saham tersebut juga dihargai terlalu tinggi," katanya.

Indeks chip turun minggu lalu karena investor khawatir tentang valuasi yang tinggi dan investasi besar pada kecerdasan buatan. Tetapi bahkan setelah penurunan itu, indeks tersebut masih naik hampir 75% sejak awal tahun.

Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Reli Saham Chip, Pasar Cermati Konflik Timur Tengah

Investor ekuitas tampaknya mengabaikan pengumuman Presiden Donald Trump tentang tarif 50% untuk berbagai impor dari Kanada pada hari Senin. Mereka juga mengabaikan geopolitik meskipun harga minyak naik 2% setelah mencapai level tertinggi dalam lima minggu. 

Hal ini terjadi setelah dua kapal tanker minyak yang membawa minyak mentah Saudi ke Asia berbalik arah di Laut Merah setelah Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran mengancam akan memberlakukan blokade terhadap pengiriman komersial di sana. 

Trump mengatakan Amerika Serikat akan merespons jika Houthi benar-benar melakukannya.

“Investor melihat (perang) ini sebagai sesuatu yang sementara karena kita tahu dua hal — bahwa harga minyak $100 adalah titik tekanan bagi Trump, dan kita juga tahu bahwa pemilihan paruh waktu akan segera datang,” kata Bell.

Sementara itu, fokus mereka minggu ini akan beralih ke hasil dari Alphabet dan produsen chip Intel dan Texas Instruments. Di antara saham-saham individual, saham 3M melonjak 7,3% setelah raksasa industri tersebut menaikkan perkiraan laba setahun penuhnya. 

Saham Hasbro melonjak 8,8% setelah menaikkan perkiraan pendapatan dan laba tahunan, dengan bertaruh pada permintaan untuk produk game digital dan "Magic: The Gathering" mereka. 

Saham Danaher anjlok 11% dan menjadi yang paling merugi di S&P 500, setelah perusahaan ilmu hayati tersebut memangkas prospek pertumbuhan pendapatan intinya dan melaporkan pendapatan yang lebih lemah dari perkiraan di bisnis bioteknologinya. 

Saham MSCI, yang merupakan saham dengan penurunan terbesar kedua dalam indeks acuan, anjlok 10% setelah penyedia indeks tersebut menaikkan perkiraan biaya operasional setahun penuh meskipun pendapatan kuartalannya lebih baik dari perkiraan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×