kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.050   50,00   0,28%
  • IDX 5.673   -267,65   -4,51%
  • KOMPAS100 746   -39,75   -5,06%
  • LQ45 565   -24,04   -4,08%
  • ISSI 196   -9,90   -4,81%
  • IDX30 322   -12,28   -3,68%
  • IDXHIDIV20 400   -12,31   -2,99%
  • IDX80 85   -4,09   -4,61%
  • IDXV30 109   -4,20   -3,70%
  • IDXQ30 104   -3,76   -3,48%

Harga minyak masih melandai di hari keenam


Jumat, 18 Mei 2012 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Petugas menata tumpukan uang rupiah dan dolar Amerika di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga minyak dunia melorot untuk hari keenam. Siang tadi, harga kontrak minyak untuk pengantaran Juni turun 81 sen menjadi US$ 91,75 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 13.29 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di level US$ 91,78 per barel.

Kemarin, kontrak harga minyak turun sebesar 25 sen menjadi US$ 92,56 per barel. Ini merupakan level terendah sejak 2 November lalu. Sepanjang pekan ini, harga minyak sudah turun 4,5% dan turun 7,1% di sepanjang tahun ini.

Sedangkan harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Juli turun 0,9% menjadi US$ 106,50 per barel di ICE Futures Europe exchange.

Penurunan harga minyak seiring kecemasan investor bahwa permintaan minyak akan terpangkas akibat krisis utang Eropa yang semakin memburuk. Selain itu, data juga menunjukkan, pertumbuhan ekonomi AS melambat.

"Pernyataan analis di luar sana masih menunjukkan bahwa pasar minyak saat ini masih menunjukkan tren bearish. Semua orang masih mencemaskan mengenai kondisi di Eropa dan itu memukul tingkat permintaan minyak," jelas Jonathan Barratt, chief executive Barratt's Bulletin di Sydney.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×