kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Harga minyak ditopang manufaktur China


Senin, 02 Juni 2014 / 09:44 WIB
ILUSTRASI. Tidur menjadi salah satu aktivitas dari jenis istirahat fisik yang bisa dilakukan untuk mengembalikan energi setelah lelah beraktivitas.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

NEW YORK. Harga minyak mentah kembali menguat untuk hari kedua di awal pekan ini. Data manufaktur China yang positif mendorong kenaikan harga minyak.

Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI), Senin (2/6), untuk pengiriman Juli menguat 36 sen ke US$ 103,07 per barel di bursa New York Mercantile Exchange dibandingkan penutupan akhir pekan lalu.

Sedangkan minyak Bret untuk kontrak Juli menguat 18 sen ke harga US$ 109,59 per barel di bursa ICE Futures Europe, London.

"PMI China menguat sedikit lebih baik dibandingkan ekspektasi, dan memunculkan harapan ada perbaikan manufaktur dan ekonomi secara keseluruhan," kata Ric Spooner, Chief Strategist di CMC Markets di Sidney, Australia.

Purchasing Managers' Index (PMI) atau indeks manufaktur China menanjak ke level 50,8 di bulan Mei. Level di atas 50 menunjukkan pabrik-pabrik di China melakukan ekspansi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×