kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga minyak berkeliaran di harga US$100 per barel


Kamis, 20 Maret 2014 / 08:04 WIB
ILUSTRASI. Damri telah mengoperasikan layanan rute Bogor-Bumiayu-Yogyakarta.


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mendekati harga US$ 100 per barel pada Rabu (19/3). Adanya laporan stok bahan bakar turun di titik pengiriman, membuat kontrak harga minyak mentah acuan Amerika Serikat (AS) tersebut menggeliat naik.

Harga minyak WTI pengiriman April yang diperdagangkan kemarin di New York Mercantile Exchange ada di harga US$ 100,41 per barel. Harga tersebut naik 4 sen pada pukul 10:59 waktu Sydney. Kenaikan harga menyusul berkurangnya  persediaan di Cushing , Oklahoma menjadi 989.000 barel pada pekan lalu.

Namun begitu, ada pengamat menilai penurunan stok minyak di Cushing itu sebagai kabar positif kepada harga minyak. " Penurunan persediaan Cushing merupakan kabar positif untuk minyak," kata Jonathan Barratt , chairman Buletin Barratt di Sydney. Ia memproyeksikan , harga kontrak minyak WTIO bisa menembus harga US$ 102 per barel.

Sementara itu, harga minyak Brent pengiriman Mei turun 94 sen atau melemah 0,9%menjadi US$ 105,85 per barel saat diperdagangkan di London. Minyak mentah patokan Eropa itu memiliki selisih harga dengan harga minyak WTI sebesar US$ 6,68.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×