kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Harga Emas Turun Tertekan Dolar Menguat, Pasar Menanti Data Inflasi AS


Senin, 11 Agustus 2025 / 10:18 WIB
Harga Emas Turun Tertekan Dolar Menguat, Pasar Menanti Data Inflasi AS
ILUSTRASI. Batangan emas dipajang di sebuah toko perhiasan emas di Chandigarh, India utara, 8 Mei 2012. Harga emas melemah pada perdagangan Senin (11/8/2025), tertekan penguatan dolar AS dan aksi ambil untung investor setelah reli pekan lalu.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Harga emas melemah pada perdagangan Senin (11/8/2025), tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan aksi ambil untung investor setelah reli pekan lalu. 

Fokus pasar kini tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat yang diperkirakan memberi gambaran arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Harga emas spot turun 0,7% menjadi US$ 3.373,37 per ons pada pukul 01.37 waktu setempat, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 23 Juli pada Jumat lalu. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember juga terkoreksi 1,5% menjadi US$ 3.439,10.

Baca Juga: Harga Emas Spot Turun, Investor Hati-Hati Jelang Rilis Data Inflasi AS

Penguatan dolar sebesar 0,1% terhadap sejumlah mata uang utama membuat emas lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang selain dolar. 

Pasar menantikan data indeks harga konsumen AS yang akan dirilis Selasa. 

Analis memperkirakan tarif impor akan mendorong kenaikan inflasi inti 0,3% secara bulanan, atau 3,0% secara tahunan, menjauh dari target inflasi Fed sebesar 2%.

Selain itu, diskusi perdagangan tetap menjadi sorotan menjelang tenggat waktu 12 Agustus yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump untuk mencapai kesepakatan dagang dengan Beijing. 

Trump juga menyatakan akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada 15 Agustus untuk membahas penyelesaian perang di Ukraina.

Baca Juga: Kurs Rupiah Melemah di Awal Pekan, Pasar Menanti Efek Tarif Lewat Data Inflasi AS

Gedung Putih pada Jumat lalu menyampaikan rencana untuk mengklarifikasi apa yang disebut sebagai misinformasi terkait tarif impor emas batangan. Ketidakpastian kebijakan ini telah mendorong sebagian pelaku industri menghentikan pengiriman emas batangan ke AS.

Di sisi lain, permintaan emas fisik di pusat-pusat perdagangan utama Asia melemah pekan lalu karena kenaikan harga mengurangi minat beli. Suku bunga yang lebih tinggi juga mendorong sebagian investor melepas kepemilikan emas.

Pasar saham Asia pada Senin bergerak naik tipis, didukung laporan laba perusahaan yang positif, khususnya di sektor teknologi. 

Baca Juga: Harga Emas Spot Tertekan ke US$3.295,99 Jumat (30/5), Jelang Rilis Data Inflasi AS

Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot turun 0,3% menjadi US$ 38,21 per ons, platinum melemah 1,2% menjadi US$ 1.315,80, dan paladium turun 1% menjadi US$ 1.114,50.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×