kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45909,48   7,81   0.87%
  • EMAS961.000 -1,64%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Harga emas terdongkrak penurunan penjualan ritel dan potensi kenaikan tensi AS-China


Kamis, 17 Oktober 2019 / 08:10 WIB
Harga emas terdongkrak penurunan penjualan ritel dan potensi kenaikan tensi AS-China
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A salesperson arranges 24K gold bracelets for Chinese weddings at Chow Tai Fook Jewellery store in Hong Kong, China December 14, 2017. REUTERS/Tyrone Siu/File Photo

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas melanjutkan kenaikan yang terjadi kemarin. Kamis (17/10) pukul 7.29 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.492,73 per ons troi, naik 0,17% ketimbang harga penutupan kemarin pada US$ 1.490,13 per ons troi.

Kemarin, harga emas sudah menguat 0,62% di tengah goyahnya harapan pasar atas penyelesaian perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China. Meski Presiden AS Donald Trump akhir pekan lalu menyatakan bahwa negosiasi dagang berjalan dengan sangat baik dan China akan membeli produk pertanian AS, pasar keuangan mulai meragukan kepastian kesepakatan fase 1.

Baca Juga: Trending topics: Miliarder baru RI akibat lonjakan saham, Kim Jong Un naik kuda

AS memperketat pergerakan diplomat China yang tengah berada di AS, yakni dengan kewajiban pemberitahuan jika diplomat tersebut bertemu dengan pejabat lokal, daerah, dan pusat, serta institusi pendidikan dan riset.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri yang dirilis Rabu (16/10) ini menjadi tekanan baru pada hubungan kedua negara. Pejabat Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa langkah ini merupakan balasan perlakuan diplomat AS di China.

Selain itu, DPR AS juga meloloskan empat legislasi yang akan menekan China dan tiga di antaranya terkait demonstrasi pro-demokrasi di Hong Kong. "Banyak orang berpikir undang-undang AS mengenai Hong Kong akan mengganggu negosiasi tarif. Jadi ketika kelanjutan tarif dipertanyakan, investor berlari ke emas," kata Michael Matousek, head trader US Global Investors kepada Reuters.

Baca Juga: Ketidakpastian Brexit Menjaga Harga Emas Hari Ini Stabil Di Kisaran US$ 1.480

Investor pun menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve akhir bulan ini. Pasalnya, data Departemen Perdagangan menunjukkan bahwa penjualan ritel turun 0,3% pada bulan September. Ini adalah penurunan penjualan ritel pertama dalam tujuh bulan terakhir.

Meski tidak memasukkan faktor kendaraan dan bahan bakar, penjualan ritel pun hanya naik 0,3%, lebih rendah daripada estimasi awal pada 0,4%. Pelemahan penjualan ritel ini menambah daftar panjang penurunan data ekonomi setelah kontraksi manufaktur dan penurunan tenaga kerja.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
MENAGIH UTANG ITU MUDAH Basic Social Media Marketing Strategy (Facebook & Instagram) Batch 7

[X]
×