kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Harga emas spot naik 1%, dolar yang melemah dan kegembiraan stimulus AS


Senin, 01 Maret 2021 / 11:18 WIB
ILUSTRASI. Emas batangan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas naik 1% pada hari Senin (1/3), pulih dari level terendah lebih dari delapan bulan pada sesi sebelumnya. Melemahnya dolar dan Amerika Serikat (AS) meloloskan paket stimulus US$ 1,9 triliun jadi pendongkraknya.

Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,9% menjadi US$ 1.749,77 per ons pada 0317 GMT, setelah mencapai level terendah sejak Juni di US$ 1.716,85 pada hari Jumat. Sedangkan, harga emas berjangka AS naik 1% menjadi US$ 1.746,70.

Harga emas jatuh 3% pada hari Jumat, membukukan penurunan bulanan terbesar sejak November 2016 pada Februari, karena lonjakan imbal hasil obligasi AS.

"Pembalikan dari tren imbal hasil yang lebih tinggi dan dolar yang lebih lemah memungkinkan emas untuk bergerak sedikit lebih tinggi," kata Stephen Innes, kepala analis pasar global di perusahaan jasa keuangan Axi, menambahkan bahwa stimulus AS juga mendukung harga emas lebih lanjut.

Baca Juga: Harga emas hari ini di Pegadaian, Senin 1 Maret 2021

Presiden AS Joe Biden mencetak kemenangan legislatif pertamanya ketika DPR mengesahkan paket bantuan virus corona senilai US$ 1,9 triliun pada Sabtu pagi.

Dolar tergelincir dari level tertinggi satu minggu di sesi sebelumnya, meningkatkan daya tarik emas bagi pemegang mata uang lainnya.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kemungkinan besar dihasilkan dari stimulus, sementara imbal hasil obligasi yang lebih tinggi menantang status itu.

Di sisi teknis, level psikologis US$ 1.700 sangat signifikan, sedangkan kisaran US$ 1.760- US$ 1.765 merupakan rintangan penting bagi emas untuk naik lebih lanjut, kata Innes.

Sementara itu, kepemilikan di dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, turun 0,6% pada hari Jumat ke level terendah sejak Mei 2020.

Baca Juga: Harga emas naik Senin (1/3), pulih dari level terendah 8 bulan

Spekulan memangkas posisi bullish mereka dalam kontrak emas dan perak COMEX dalam seminggu hingga 23 Februari, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengatakan pada hari Jumat.

Di tempat terpisah, harga perak naik 0,8% menjadi US$ 26,82 per ons troi, paladium naik 1,2% menjadi US$ 2.345,96, dan Platinum naik 2% menjadi US$ 1.212,33.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×