kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Spot Menguat untuk Minggu Ketiga Berturut-turut di Pagi Ini (17/3)


Jumat, 17 Maret 2023 / 08:14 WIB
Harga Emas Spot Menguat untuk Minggu Ketiga Berturut-turut di Pagi Ini (17/3)
ILUSTRASI. harga emas spot naik 0,1% US$ 1.920,19 per ons toi


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Harga emas spot kembali naik pada perdagangan hari ini dan berada di jalur kenaikan mingguan ketiga berturut-turut karena krisis perbankan global yang mengirim investor berbondong-bondong masuk ke logam safe-haven.

Jumat (17/3) pukul 07.30 WIB, harga emas spot naik 0,1% ke US$ 1.920,19 per ons toi.

Sejalan, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman April 2022 naik 0,1% menjadi US$ 1.925,50 per ons troi.

Dengan posisi ini, harga emas diperkirakan akan naik sekitar 2,8% pada pekan ini.

Sentimen bagi emas datang setelah dari perbankan besar di Amerika Serikat (AS) akhirnya menyuntikkan deposit US$ 30 miliar ke First Republic Bank pada hari Kamis. Hal tersebut untuk menyelamatkan pemberi pinjaman yang terjebak dalam krisis yang meluas yang dipicu oleh runtuhnya perbankan ukuran menengah lainnya di AS dalam seminggu terakhir.

Baca Juga: Tren Kenaikan Harga Emas Diprediksi Masih Berlanjut

European Central Bank menaikkan suku bunga seperti yang dijanjikan sebesar 50 basis poin pada hari Kamis, bertahan dengan perjuangannya melawan inflasi dan menghadapi seruan beberapa investor untuk menahan pengetatan kebijakan sampai gejolak di sektor perbankan mereda.

Di sisi lain, jumlah orang Amerika Serikat (AS) yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun lebih dari yang diharapkan minggu lalu, menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan.

Seemntara itu, para gubernur bank sentral AS terlihat menekan dengan kampanye melawan inflasi mereka dengan kenaikan suku bunga seperempat poin pada pertemuan kebijakan mereka minggu depan yang beberapa hari lalu tampak mungkin tergelincir oleh gejolak di sektor perbankan.

Emas secara tradisional dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi, tetapi tingkat yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×