kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Harga emas naik tipis setelah tergerus hingga 2,47% dalam empat hari


Kamis, 08 Februari 2018 / 08:00 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas rontok dalam beberapa hari terakhir, termasuk emas. Kamis (8/2), harga emas untuk pengiriman April 2018 di Commodity Exchange mulai naik tipis 0,25% ke US$ 1.317,90 per ons troi ketimbang penutupan hari kemarin.

Harga emas turun dalam empat hari berturut-turut hingga kemarin ke US$ 1.314,60 per ons troi. Dalam empat hari, harga logam mulia ini tergerus 2,47%.

Penguatan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu penyebab kejatuhan harga emas. Indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia, terus naik dalam empat hari.

Dollar berbalik arah dari titik terendah sejak Desember 2014 dan terus melaju. Kemarin, indeks dollar ditutup di atas level 90 untuk pertama kali dalam dua pekan terakhir.

:Kenaikan indeks dollar terus mendorong likuidasi pada emas dan logam mulai lain," kata Phillip Streible, senior commodities strategist RJO Futures kepada CNBC. Dia menambahkan, emas tak selalu menjadi aset safe have, terutama ketika suku bunga naik dengan cepat.

Carlo Alberto De Casa, chief analyst Activtrades memperkirakan, harga emas masih bertahan di atas level US$ 1.300 dalam beberapa bulan mendatang. "Masalah bagi harga emas selanjutnya adalah kenaikan suku bunga," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×