kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Merdeka Copper and Gold targetkan produksi 170.000 troi ons emas di 2018


Senin, 05 Februari 2018 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. PT Merdeka Copper Gold Tbk MDKA


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Merdeka Copper and Gold Tbk (MDKA) pada kuartal IV 2017 memproduksi 61.472 troi ons emas dengan biaya keseluruhan operasional sebesar US$ 394 per troi ons. Sepanjang tahun lalu, perusahaan ini tercatat memproduksi emas 142.468 troi ons dengan biaya keseluruhan operasional yang berkesinambungan sebesar US$ 425 per troi ons.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan ini menyebut, sepanjang tahun lalu membukukan penjualan emas 103.967 troi ons di harga US$ 1.273 per ons troi. Artinya sepanjang tahun lalu perusahaan ini meraup penjualan emas US$ 132,35 juta. Sedangkan untuk perak berhasil terjual 21.541 troi onz di harga US$ 17 per per troi ons. Sehingga pendapatan dari penjualan perak sebesar US$ 357.000.

Manajemen MDKA menyampaikan, pada tahun ini menargetkan bisa memproduksi 155.000-170.000 troi ons emas dengan biaya keseluruhan operasional yang berkelanjutan di level US$ 550-650 per troi ons. "Namun pada kuartal I 2018 produksi tidak akan tidak maksimal akibat curah hujan," seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, Senin (5/2).

Perusahaan ini juga ikut serta dalam penawaran pengambilalihan atas Finders Resources Limited yang memiliki tambang tembaga di Pulau Wetar, Maluku. Eastern Field yang mengendalikan 19,8% saham Finder, menawarkan harga US$ 0,23 per saham. Penawaran pengambilalihan telah diperpanjang sampai 28 Februari 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×