kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.065   25,55   0,42%
  • KOMPAS100 796   6,89   0,87%
  • LQ45 604   5,13   0,86%
  • ISSI 210   0,40   0,19%
  • IDX30 342   2,92   0,86%
  • IDXHIDIV20 426   3,76   0,89%
  • IDX80 91   0,74   0,82%
  • IDXV30 116   0,60   0,52%
  • IDXQ30 110   0,90   0,83%

Harga Emas Naik, HRTA Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Hingga 60% Tahun 2025


Rabu, 23 April 2025 / 14:41 WIB
Harga Emas Naik, HRTA Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Hingga 60% Tahun 2025
ILUSTRASI. Hartadinata Abadi (HRTA) menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 60% pada 2025. Optimisme itu didorong oleh melesatnya harga emas belakangan ini.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 60% pada 2025. Optimisme itu didorong oleh melesatnya harga emas belakangan ini.

Mengutip Trading Economics, harga emas per Rabu (23/4) pukul 14.30 WIB ada di level US$ 3.306 per ons troi. Sejak awal tahun, harga emas sudah naik 25,93% year to date (YTD).

Selain itu, harga emas Antam juga sempat menembus level Rp 2.039.000 per gram pada Selasa (22/4), sebelum akhirnya terkoreksi Rp 48.000 menjadi Rp 1.991.000 per gram pada Rabu (23/4). 

Baca Juga: Kantongi Restu Pemegang Saham, RS Hermina (HEAL) Sepakat Bagi Dividen Rp 161 Miliar

Direktur Investor Relation Hartadinata Abadi Thendra Crisnanda mengatakan, kenaikan harga emas menjadi salah satu penopang kinerja Perseroan di tahun 2025. 

Dengan momentum tersebut, HRTA pun menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 50% - 60% dan laba bersih sebesar 30% - 40% di akhir tahun 2025.

“Strategi Perseroan adalah meningkatkan produksi dan menjaga ketersediaan bahan baku yang cukup untuk menopang tingginya permintaan emas batangan saat ini,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (23/4).

Thendra mengatakan, HRTA menargetkan pertumbuhan volume produksi mencapai 30% year on year (YoY). 

“Di tengah tinggi permintaan emas dalam negeri dan ketersediaan bahan baku domestik yang terbatas, perseroan juga telah melakukan antisipasi dengan melakukan impor bahan baku,” paparnya.

Baca Juga: Menhub Klaim Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 34 Persen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×