kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Harga emas masih sulit menembus US$ 1.250


Rabu, 12 Desember 2018 / 08:01 WIB
ILUSTRASI. Koin emas


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih sulit menembus lagi level resistance kuat US$ 1.250 per ons troi. Rabu (12/12) pukul 7.48 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange naik 0,12% ke level US$ 1.248,7 per ons troi dari hari sebelumnya US$ 1.247,20 per ons troi.

Harga emas sempat menembus US$ 1.250 per ons troi pada Jumat pekan lalu. Setelah itu, harga terkoreksi dan bergerak di antara US$ 1.247-US$ 1.250 per ons troi.

"Prospek pelemahan kurs dollar Amerika Serikat (AS) dan pernyataan sangat dovish dari Federal Reserve serta ketidakpastian pasar saham masih menunjukkan kondisi negatif. Makanya harga emas masih tinggi," kata Stephen Innes, trading Asia Pacific trading head di OANDA kepada Reuters.

Innes menambahkan, pasar emas bisa lebih bullish di tahun depan. "Secara teknikal, harga emas US$ 1.250 akan menjadi poin penting dan level bottom ada di US$ 1.240," kata Innes.

Pergerakan harga emas memang terbatas hingga pertemuan Federal Reserve pada 18-19 Desember pekan depan. Selain menentukan suku bunga bulan ini, The Fed diperkirakan akan memunculkan sinyal kebijakan suku bunga tahun depan.

"Pasar masih memperkirakan kenaikan suku bunga bulan ini. Tapi kenaikan tahun depan masih menjadi pertanyaan," kata Ilya Spivak, currency strategist DailyFX.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×