kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Harga emas hitam belum mampu bangkit


Senin, 04 November 2013 / 08:31 WIB
ILUSTRASI. Suasana penerimaan Vaksinasi Booster Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/3/2022).


Sumber: Bloomber | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) pagi ini (4/11) ditransaksikan mendekati level terendah dalam empat bulan terakhir. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 08.04 waktu Singapura, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Desember turun 9 sen menjadi US$ 94,52 per barel di New York Mercantile Exchange.

Pada 1 November lalu, harga kontrak minyak WTI ditutup di posisi US$ 94,61 per barel, yang merupakan level terendah sejak 21 Juni lalu. Pada pekan lalu, harga minyak mencatatkan penurunan 3,3% dan turun 5,8% di sepanjang Oktober.

Penurunan harga minyak terjadi setelah analis dan trader memprediksi penurunan harga minyak yang akan terjadi pekan ini. Salah satu alasannya adalah melonjaknya cadangan minyak AS untuk enam pekan berturut-turut. Selain itu, terjadi pula peningkatan suplai minyak dari Timur Tengah di mana tingkat ekspor minyak dari Irak meningkat setelah melakukan perawatan kilang dan Libya meningkatkan produksinya.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Desember turun 5 sen menjadi US$ 105,86 per barel di ICE Futures Europe Exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×