kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.520   138,00   0,84%
  • IDX 7.856   -96,58   -1,21%
  • KOMPAS100 1.094   -12,68   -1,15%
  • LQ45 801   -10,26   -1,26%
  • ISSI 266   -2,61   -0,97%
  • IDX30 415   -5,99   -1,42%
  • IDXHIDIV20 482   -6,18   -1,27%
  • IDX80 121   -1,65   -1,35%
  • IDXV30 130   -1,93   -1,46%
  • IDXQ30 134   -1,86   -1,37%

Harga emas berusaha rebound, investor menanti simposium Jackson Hole


Kamis, 26 Agustus 2021 / 07:30 WIB
Harga emas berusaha rebound, investor menanti simposium Jackson Hole
ILUSTRASI. A gold ingot and gold coins are seen in this illustration picture taken November 17, 2017. REUTERS/Eric Gaillard


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas rebound pada perdagangan Kamis (26/8) setelah turun pada perdagangan hari sebelumnya. Pukul 07.20 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2021 ada di US$ 1.793,70 per ons troi, naik 0,15% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.791,00 per ons troi.

Pergerakan harga emas yang sedikit berfluktuasi ini dipengaruhi oleh aksi investor yang masih menanti simposium tahunan Jackson Hole yang digelar The Fed mulai Kamis (26/8) ini untuk mencari petunjuk lebih lanjut tentang kapan Federal Reserve berencana memulai tapering off.

Mengutip Bloomberg, taruhan bahwa kebijakan The Fed mungkin tetap akomodatif lebih lama membantu mendorong emas melewati US$ 1.800 per ons pekan ini. 
Presiden The Fed Robert Kaplan pekan lalu mengatakan, ia membuka diri untuk menyesuaikan pandangannya bahwa Fed harus mulai mengurangi pembelian aset lebih cepat daripada nanti jika kemajuan ekonomi bergerak lambat akibat penyebaran varian delta.

Logam mulai menghadapi tantangan tahun ini, termasuk penguatan dolar di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi di China.

Selanjutnya: Harga emas Antam bisa mendekati lagi level Rp 1 juta per gram

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×