kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.968   55,00   0,31%
  • IDX 5.730   87,08   1,54%
  • KOMPAS100 742   14,13   1,94%
  • LQ45 561   7,80   1,41%
  • ISSI 199   2,71   1,38%
  • IDX30 318   3,44   1,09%
  • IDXHIDIV20 390   1,15   0,30%
  • IDX80 84   1,28   1,55%
  • IDXV30 107   -0,08   -0,08%
  • IDXQ30 102   0,61   0,60%

Harga CPO sentuh level tertinggi dalam 8,5 tahun terakhir, ini kata pengamat


Jumat, 01 Januari 2021 / 19:01 WIB
ILUSTRASI. Kelapa sawit. Harga CPO sentuh level tertinggi dalam 8,5 tahun terakhir, ini kata pengamat


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Namun, dari segi harga justru diperkirakan akan cenderung melandai pada kuartal I-2020.  Pasalnya permintaan akan stagnan karena negara ekspor sudah memperbanyak cadangan pasokan mereka pada akhir tahun ini.

"Tapi, begitu cadangan pasokan berkurang, sementara keran ekspor akan kembali normal seiring negara seperti Jepang, China, Korea Selatan, dan India memasuki fase pemulihan, tentu akan jadi pasokan positif untuk CPO," ujar Ibrahim kepada Kontan.co.id, belum lama ini.

Ibrahim memproyeksikan, pada kuartal I-2021, harga CPO berpotensi turun kembali ke level RM 3.000-an per ton. Harga tersebut berpotensi turun kembali, karena hitungan Ibrahim pada semester I-2021, harga CPO akan berada di rentang RM 2.800 - RM 3.200 per ton.

"Barulah memasuki semester II-2021, harga kembali naik seiring memasuki musim panen raya CPO. Bukan tidak mungkin, pada akhir 2021, harga CPO akan bergerak menuju RM 3.800 per ton," tutup Ibrahim.

Selanjutnya: Amerika Serikat melarang impor minyak sawit dari Sime Darby Malaysia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×