kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.518   18,00   0,10%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga CPO melorot, terendah sejak Oktober 2013


Senin, 13 Januari 2014 / 16:27 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung mengamati sepeda motor pada pameran otomotif GIIAS di BSD, Tangerang, Senin (15/8/2022). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

KUALA LUMPUR. Harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) turun ke bawah harga 2.500 ringgit per metrik ton untuk pertama kalinya sejak Oktober.

Harga CPO untuk pengiriman Maret turun 0,8% menjadi 2.497 ringgit (US$ 765) per ton di Bursa Malaysia Derivatives. Ini merupakan harga terendah sejak 29 Oktober. Pada pukul 17.01 waktu Kuala Lumpur, harga berada di posisi 2.509 ringgit.

Sebelumnya, Malaysia diproyeksi akan mengalami penurunan ekspor CPO sebesar 15% menjadi 1,28 juta ton bulan Januari ini dibandingkan Desember. Alan Lim Seong Chun, analis Kenanga Investment Bank Bhd bilang, penurunan ekspor terjadi karena terjadinya cuaca dingin di belahan bumi utara.

Sementara itu, hasil survei dari Surveyor Intertek menyebutkan, ekspor Malaysia pada 10 hari pertama Januari turun sebesar 21% menjadi 297.308 ton. "Angka ekspor CPO mengecewakan," kata Benny Lee , analis pasar Jupiter Securities Sdn di Kuala Lumpur.

Sementara itu, stok CPO naik 0,3% menjadi 1,99 juta ton di Desember, level tertinggi sejak Maret 2013. Sementara itu, ekspor CPO turun 1,4% menjadi 1,51 juta ton. Data Dewan Minyak Sawit Malaysia bilang, produksi turun 10% menjadi 1,67 juta ton. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×