kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45933,94   -29,79   -3.09%
  • EMAS1.321.000 0,46%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Bitcoin Turun Hari Ini, Potensi Tren Positif Masih Ada


Selasa, 31 Januari 2023 / 13:40 WIB
Harga Bitcoin Turun Hari Ini, Potensi Tren Positif Masih Ada
ILUSTRASI. Aset kripto terbesar di dunia, yakni bitcoin tengah berada di zona merah pada Selasa (31/1).


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aset kripto terbesar di dunia, yakni bitcoin tengah berada di zona merah pada Selasa (31/1). Per pukul 11.13 WIB, harga bitcoin berada di level US$ 22.838,70 per koin, merosot 3,82% dalam sehari dan turun 1,07% dalam sepekan.

Sebelumnya, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi, harga bitcoin akan melemah pada perdagangan Selasa (31/1). Pergerakannya berada dalam kisaran U$$ 22.014,70-US$ 23.658 per koin.

Ibrahim mengatakan, penurunan bitcoin didorong oleh kabar dari Core Scientific, perusahaan penambang bitcoin yang mengajukan kebangkrutan sehingga investor sempat menarik diri dari pasar. Di samping itu, pelaku pasar menunggu pertemuan bank sentral global yang diperkirakan lanjut menaikkan suku bunga di semester pertama ini.

Baca Juga: Dukung PMK 68, Tokocrypto Luncurkan Fitur Bukti Pajak Transaksi Aset Kripto

Pasar mengharapkan bank sentral AS The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan hanya sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4,75%. Kemudian, bank sentral Eropa alias European Central Bank (ECB) dipredksi menaikkan 50 bps, yang akan membuat suku bunga deposito menjadi 2,5% dan tingkat pembiayaan kembali menjadi 3,0%.

Sementara itu, untuk Bank of England (BoE), pendapat terbagi menjadi dua. Ada yang memprediksi kenaikan 25 bps dan 50 bps dari suku bunga saat ini yang sebesar 3,50%. The Fed akan mengumumkan keputusan kebijakan terbarunya pada Rabu (1/2), sementara ECB dan BoE menyusul pada Kamis (2/2).

Baca Juga: Tips Berinvestasi Aset Kripto Mudah dan Aman dari Ajaib Kripto

Meski saat ini cenderung berada di zona merah, Ibrahim meyakini pasar kripto tetap bisa melanjutkan tren positif. Terlebih, banyak investor yang optimis bahwa The Fed akan bersikap lebih dovish dalam kebijakan moneternya.

Namun, investor patut mewaspadai menjelang pengumuman hasil rapat Federal Open  Market Committee (FOMC). "Biasanya, pasar akan cenderung sideways dan menurun, sehingga bisa terjadi bull trap. Perlu diingat bahwa pasar kripto masih sangat volatile dan tidak dapat diprediksi dengan pasti," tutur Ibrahim, Selasa (31/1).

Meskipun kenaikan suku bunga dapat memiliki dampak tertentu terhadap pasar kripto, tidak ada jaminan bahwa ini akan terjadi dengan pasti.  Bagaimana pun kenaikan suku bunga juga dapat mempengaruhi tingkat inflasi yang dapat memengaruhi nilai aset kripto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×