kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Harga BBM subsidi akan naik, rupiah menguat


Rabu, 29 Oktober 2014 / 18:30 WIB
ILUSTRASI. Ucapan Hari Buku Nasional 2023. 


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rupiah menguat di pasar spot. Mengutip Bloomberg, rupiah hari ini ditutup dengan menguat 0,71% ke level Rp 12.083 per dollar Amerika Serikat.  

Kemarin, USD/IDR ditutup di level 12.169, setelah melemah 0,5%.

Rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubisdi menjadi pendorong rupiah hari ini. "Ini meyakinkan masyarakat bahwa isu subsidi BBM masih menjadi priroritas agenda pemerintah Indonesia," kata  Euben Paracuelles, Ekonom di Nomura Holdings Inc di Singapura pada Bloomberg. Tapi, rencana kenaikan harga BBM ini masih harus dipelajari pasar.

Menteri keuangan baru dari Kabinet Kerja, Bambang Brodjonegoro menegaskan, pemerintah akan menaikkan harga BBM sebelum 1 Januari 2015. Sebelumnya spekulasi beredar, harga BBM bersubsidi akan naik sebesar Rp 1.500 sampai Rp 3000 per liter.

Sampai siang tadi, kurs rupiah masih mengalami pelemahan. Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) atau kurs tengah di Bank Indonesia pukul 11.00 menunjukkan pairing USD/IDR di 12.163, melemah ketimbang kemarin di 12.158.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×