kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Harga batubara menanjak, ini kata manajemen Bukit Asam (PTBA)


Senin, 22 Maret 2021 / 18:47 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/2/2021). Harga batubara menanjak, ini kata manajemen Bukit Asam (PTBA) .


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Di Januari 2021 sendiri, PTBA telah menandatangani perjanjian penjualan 1,5 juta ton batubara ke Negeri  Tirai Bambu tersebut. Hal tersebut menjadi angin segar bagi PTBA dimana tahun lalu ekspor ke China mengalami penurunan akibat pagebluk. 

Apollonius mengatakan, PTBA tentunya optimistis dengan target kenaikan produksi dan penjualan di tahun ini. Secara nasional pun memang terdapat kenaikan permintaan seiring dengan mulai pulihnya kegiatan industri dari dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Emiten alat berat optimistis kinerja penjualan akan membaik, ini sebabnya

Mayotitas produksi PTBA akan dipasok ke pasar dalam negeri, yang permintaannya diproyeksi meningkat di tahun ini. Hal tersebut karena naiknya kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan kewajiban pembangunan smelter.

Dia merinci, berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebutuhan batubara  untuk pembangkit naik dari 109 juta ton di 2020 menjadi 113 juta ton di 2021.

Selanjutnya: Bukit Asam (PTBA) tunjuk Adib Ubaidillah sebagai pelaksana tugas direktur keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×