kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Harga Anjlok 6%:, Analis Nilai Saham Prajogo Pangestu Ini Bisa Naik Lagi Karena MSCI


Selasa, 13 Januari 2026 / 05:54 WIB
Harga Anjlok 6%:, Analis Nilai Saham Prajogo Pangestu Ini Bisa Naik Lagi Karena MSCI
ILUSTRASI. Harga Anjlok 6%:, Analis Nilai Saham Prajogo Pangestu Ini Bisa Naik Lagi Karena MSCI


Reporter: Dimas Andi | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) terkoreksi ke Rp 11.275 pada perdagangan Senin 12 Januari 2026. Analis menilai, penurunan harga salah satu saham milik orang terkaya, Prajogo Pangestu ini menjadi momentum investor untuk masuk. 

Analis menilai PTRO  memiliki prospek menjanjikan, baik dari sisi kinerja harga saham maupun fundamental, pada 2026 meski harga sahamnya sempat terkoreksi. Harga saham PTRO juga berpotensi naik tinggi karena sentimen MSCI.

Pada penutupan perdagangan Senin (12/1/2026), harga saham PTRO anjlok 6,43% ke level Rp 11.275 per saham. Kendati demikian, saham PTRO sebelumnya sempat reli kencang sepanjang pekan lalu. Bahkan, PTRO sempat menyentuh level tertingginya secara intraday pada Kamis (8/1/2026) di harga Rp 12.525 per saham.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas Hari Ini (13/1), IHSG Berpeluang Menguat

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menjelaskan bahwa penguatan saham PTRO pada pekan lalu dipicu oleh peluang emiten tersebut masuk ke dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) saat rebalancing Februari 2026.

Menurut Nafan, PTRO memiliki daya tarik tersendiri dengan porsi free float sekitar 30%. “Potensi masuk MSCI menjadi sentimen positif bagi PTRO karena dapat meningkatkan minat investor institusi serta likuiditas saham,” ujarnya, Senin (9/1).

Selain sentimen indeks global, pasar juga mengapresiasi perbaikan kinerja fundamental PTRO seiring transformasi bisnis yang agresif dilakukan perusahaan afiliasi Prajogo Pangestu tersebut.

Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, menilai bahwa tahun 2026 berpotensi menjadi fase panen bagi PTRO. Hal ini seiring pendapatan dari hasil akuisisi yang akan terkonsolidasi penuh dalam laporan keuangan perseroan.

Sebagai catatan, pada pertengahan Agustus 2025, PTRO melalui anak usahanya PT Petrosea Engineering Procurement Construction (Petrosea EPC) menggelontorkan dana Rp 399,90 miliar untuk mengakuisisi dua entitas Grup Hafar, yakni PT Hafar Daya Konstruksi dan PT Hafar Daya Samudera.

Tonton: OTT KPK di DJP, Ditjen Pajak Minta Maaf dan Janji Perkuat Integritas

Selanjutnya, pada November 2025, PTRO melalui Petrosea Services Solutions Ltd. juga merampungkan pengambilalihan 60% saham Scan-Bilt Pte. Ltd. (SBPL) dari TCAL Engineering Pte. Ltd. senilai SGD 10,3 juta atau setara US$ 8,03 juta.

“Selain itu, sinergi PTRO sebagai kontraktor utama aset tambang induk usahanya, yaitu CUAN (PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk), akan menjadi penopang pertumbuhan order book ke depan,” ujar Wafi, Senin (12/1/2026).

Meski demikian, PTRO tetap menghadapi sejumlah risiko, terutama terkait eksekusi integrasi pasca-akuisisi serta pengelolaan rasio utang agar struktur keuangan tetap sehat. Di sisi lain, fluktuasi harga energi global juga perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi margin kontrak baru.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Wafi merekomendasikan beli saham PTRO dengan target harga Rp 14.000 per saham.

 

CEO Exxon Sebut Venezuela Tak Layak Investasi, Trump Meradang

Selanjutnya: Anomali AI Grok: Setelah Indonesia, Kini Malaysia Ikut Melarang

Menarik Dibaca: 7 Fitur Rahasia WhatsApp yang Lindungi Akun dari Pembajakan GhostPairing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×