kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Harapan stimulus memudar, bursa Jepang memerah


Kamis, 30 Agustus 2012 / 08:06 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabang BNI Tangerang Selatan, Selasa (22/6). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/06/2021.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Sebagian besar saham yang diperdagangkan di bursa Jepang dilanda aksi jual pagi ini (30/8). Alhasil, pada pukul 09.19 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,3% menjadi 9.041,10. Sedangkan indeks Topix turun 0,3% menjadi 748,16. Dalam setiap delapan saham yang melorot, terdapat lima saham yang naik.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menunjukkan penurunan. Beberapa di antaranya yakni: Nissan Motor Co yang turun 0,5% dan Yamada Denki Co turun 1,8%. Meski demikian, ada pula saham yang mencatatkan kenaikan. Salah satunya saham Softbank Corp yang naik 1,6%.

Penurunan bursa Jepang terjadi setelah data Produk Domestik Bruto AS mencatatkan kenaikan lebih tinggi dibanding prediksi pelaku pasar. Kondisi ini memudarkan harapan investor mengenai spekulasi kebijakan stimulus oleh the Federal Reserve.

"Investor yang berharap Bernanke akan segera mengumumkan mengenai QE3 kemungkinan akan kecewa. Hal ini yang lantas mendorong aksi jual terhadap aset-aset berisiko. Saat ini masih bukan waktu yang tepat untuk bertaruh mengenai kemampuan bank sentral dalam melakukan intervensi di pasar," jelas Mikio Kumada, global strategist LGT Capital Management.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×