kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Geser India, China pembeli emas terbesar dunia


Rabu, 02 Oktober 2013 / 10:19 WIB
Geser India, China pembeli emas terbesar dunia
ILUSTRASI. Mudah, Ini Cara Membuat Link URL Sendiri Lewat Bitly. KONTAN/Fransiskus Simbolon/24/01/2018


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

ROMA. China bakal mengambil alih posisi India sebagai pembeli emas terbesar di dunia pada tahun ini. Kondisi ini memperlihatkan ada pengalihan pasar emas dari sisi barat dunia ke sisi timur belahan dunia. Total pembelian emas di China diperkirakan akan mencapai 1.000 ton pada tahun ini.

Kantor berita AFP, Selasa (1/10), mengutip Direktur Pelaksana Dewan Emas Dunia untuk Timur Jauh Albert Cheng melaporkan, diperkirakan posisi China akan melampaui sedikit konsumsi emas di India pada tahun ini. "Sekitar 1.000 ton emas diperkirakan akan dibeli oleh warga China pada tahun ini," ujarnya.

Saat ini ada sekitar 4.400 ton emas yang diperdagangkan di seluruh dunia, sekitar 2.800 ton emas diproduksi dari berbagai pertambangan emas di seluruh dunia, dan sekitar 1.600 ton emas sudah berada di pasar.

Cheng mengatakan, konsumsi emas yang tinggi di China didorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan sedikitnya peraturan pemerintah yang membatasi perdagangan emas di pasar. Kondisi ini membuat warga negara China dengan mudah membeli emas di pasar.

Dia memperkirakan, saat ini ada sekitar 100.000 toko penjual emas perhiasan di China dan ada sekitar 20 bank yang menjual emas sebagai sarana investasi. China dan India merupakan pasar konsumsi emas dunia. Konsumsi mereka mencapai sekitar 60% dari konsumsi emas dunia. Namun, konsumsi emas di India terus merosot dalam dua tahun terakhir.

"Ada sekitar 2,5 miliar orang yang semakin kaya. Di tengah meningkatnya populasi, mereka akan terus berlomba membeli emas," ujar Cheng.

Harga emas dunia saat ini sekitar US$ 1.340 per troy ons atau sekitar Rp 457.000 per gram. (Pieter P Gero/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×