kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Gerak sempit rupiah


Rabu, 27 Februari 2013 / 07:33 WIB
ILUSTRASI. TINS menggandeng Alobi untuk penyelamatan satwa liar


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Rupiah kembali terkoreksi. Di pasar spot, pasangan USD/IDR naik 0,04% menjadi 9.707 dari harga hari sebelumnya. Kurs tengah dollar Amerika Serikat (AS) di Bank Indonesia naik 0,02% menjadi 9.707.

Head of Trading Commonwealth Bank, Veni Kriswandi mengatakan, penguatan dollar AS disebabkan oleh faktor eksternal. Pemilihan umum Italia tidak menghasilkan partai mayoritas di parlemen. Rilis data-data ekonomi AS yang diperkirakan positif, bakal sedikit menekan rupiah hari ini. Namun, pasokan dollar AS di dalam negeri masih memadai untuk menahan permintaan dollar AS di dalam negeri yang tinggi di akhir bulan.

Albertus Christian, analis Monex Investindo Internasional menambahkan, pasar menanti pernyataan Gubernur The Fed, Ben Bernanke. Kemungkinan besar, program stimulus moneter tetap akan dijalankan, mengingat pertumbuhan ekonomi AS masih labil. "Dampaknya, kenaikan pasokan dollar AS di pasar global dan dengan sendirinya akan menekan dollar AS," kata Albertus.

Veni memprediksi, rupiah melemah terbatas di 9.690 – 9.720, hari ini. Albertus menduga, penguatan terbatas rupiah, di kisaran 9.660 – 9.735.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×