kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

GBP/AUD berpotensi kembali melemah


Rabu, 26 Oktober 2016 / 19:56 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Data ekonomi Australia turut mengangkat mata uang AUD di hadapan GBP. Sementara tekanan pada poundsterling masih berlanjut lantaran isu keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Mengutip Bloomberg, Rabu (26/10) pukul 19.26 WIB, pairing GBP/AUD melemah 0,23% ke level 1,5905 dibanding sehari sebelumnya.

Gema Goeyardi, Analis dan Direktur PT Astronacci International Futures mengatakan, angka inflasi Australia kuartal ketiga membuat AUD berhasil mengalahkan GBP. Secara year-on-year, tingkat inflasi Australia meningkat 1,3%. "Ini merupakan sentimen positif bagi dolar Australia," tuturnya.

Di sisi lain, penjualan ritel Inggris bulan September tercatat 0% dibanding bulan sebelumnya. Secara tahunan, penjualan ritel pun masih stagnan di 4,1%. "Hal ini menunjukkan daya beli menurun karena naiknya harga beli yang dipengaruhi oleh melemahnya mata uang Inggris semenjak referendum Brexit," lanjut Gema.

Pergerakan poundsterling selanjutnya menanti data pertumbuhan ekonomi Inggris kuartal III-2016 dengan prediksi turun ke level 0,3% dari sebelumnya 0,7%. Gema memprediksi GBP/AUD masih memiliki ruang untuk melanjutkan pelemahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×