Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan yang cukup dalam sepekan perdagangan terakhir.
Dua sentimen utama penekan IHSG adalah kenaikan suku bunga The Fed dan melonjaknya Harga minyak global akibat memanasnya konflik di Timur Tengah.
Karena itu, dalam sepekan terakhir IHSG merosot 1,53% ke level 6.441,15 saat perdagangan ditutup pada Jumat (18/9/2026).
Baca Juga: Asing Net Sell Rp 1,79 Triliun, Cermati Saham yang Banyak Dijual Asing, Jumat (18/9)
Pada perdagangan Jumat sendiri IHSG merosot 0,32% atau terpangkas 21,27 poin ke level 6.441.
Koreksi IHSG pada perdagangan Jumat disertai net sell jumbo asing sebesar Rp 1,79 triliun di seluruh pasar.
Sementara itu, akumulasi net sell asing sepekan terakhir mencapai Rp 1,84 triliun di seluruh pasar.
Baca Juga: Cermati Saham yang Banyak Diburu Asing Saat IHSG Terkoreksi ke 6.441di Akhir Pekan
Berikut 10 saham net sell terbesar asing sepekan terakhir
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 802,34 miliar
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 440,52 miliar
3. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 197,24 miliar
4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 189,88 miliar
5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 166,31 miliar
6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 132,64 miliar
7. Pt Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 95,05 miliar
8. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 69,26 miliar
9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 45,04 miliar
10. PT Timah Tbk (TINS) Rp 40,18 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














