kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.633   47,00   0,27%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Garap bisnis cokelat, SIMP investasi Rp 790 miliar


Rabu, 29 Maret 2017 / 22:18 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) menambah portofolio bisnisnya. Jika selama ini SIMP fokus pada produk sawit beserta turunannya, kali ini perseroan mencoba peruntungan di bisnis pengolahan cokelat.

Seperti diketahui, awal Februari lalu, SIMP bersama Daitocacao Co. Ltd., meneken pembentukan joint venture (JV) PT Indoagri Daitocacao. JV tersebut bergerak dalam bidang pemrosesan dan pembuatan produk cokelat.

Dalam laporan keuangan SIMP periode tahun buku 2016 terungkap, SIMP menyetor modal sebesar US$ 60 juta atau setara Rp 790 miliar. Setoran itu dikeluarkan untuk menguasai 320.000 saham Indoagri dengan nilai nominal US$ 100 per saham. Sehingga, SIMP menjadi pemegang saham mayoritas, dengan menguasai 51% saham JV tersebut.

Sementara, Daitocacao menguasai 49% sisanya. Daitocacao menyetor US$ 32 juta untuk pembentukan JV tersebut.

Indoagri akan berkedudukan di Jakarta Pusat. Namun, perseroan akan mendirikan fasilitas produksinya di Purwakarta, Jawa Barat. Indoagri akan fokus pada pemrosesan dan pembuatan produk cokelat untuk distribusi komersial atau perdagangan besar ke perusahaan-perusahaan manufaktur yang akan digunakan sebagai bahan-bahan untuk produk-produk ritel akhir mereka kepada para konsumen akhir.

Namun, sepertinya operasional pabrik itu baru akan dilakukan beberapa waktu ke depan. Sebab, finalisasi atas pendirian Indoagri baru akan dilakukan akhir bulan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×